Riaumag.com , Australia —–Kita sedang bersiap berangkat ke kawasan Wattle Grove, sekitar satu setengah jam dari Wollongong. Menuju ke sana akan melewati sebuah kota kecil, yakni Liverpool.
Namanya sama dengan nama satu klub bola yang pernah dibela seorang Muslim radikal, asal Senegal, namanya Mane.Keberangkatan ini adalah dalam rangka rangka menghadiri pengajian rutin Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales Australia.
Pengajian selalu diadakan untuk menjaga dan menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala.
Selain pengajian, juga akan ada perbincangan tentang kelanjutan pembangunan Muhammadiyah Australia College II yang akan kita bangun di Sydney.
Pembicaraan tentang amal usaha ini terus-menerus dilakukan sehingga menemukan jalan terbaik dan bermanfaat bagi sesama.
Satu hal yang tidak kalah pentingnya disampaikan dalam kesempatan ini adalah bahwa seluruh moda transportasi di negara bagian New South Wales, pada hari ini adalah gratis.
ini dalam rangka pelantikan Raja Inggris yang juga sekaligus Raja Australia. Sayang sekali kami tetap harus naik mobil pribadi. Sebab jika naik kendaraan umum, akan memakan waktu yang cukup lama karena akan putar sana putar sini.
Acara pengajian ini diadakan di rumah salah seorang warga Muhammadiyah, asal Tanah Bugis, Sulawesi Selatan, tepatnya Palopo-Luwu. Namanya Haji Eddy Osman Iskandar.
Menurut informasi, nyonya Aji Eddy sudah menyiapkan makanan khas Sulawesi sebagai menu istimewanya. Coto Makassar. Insya Allah.
Keiraville, 11.09.22





























