Penulis : Alimul Hakim (IT Enthusiast)
RIAUMAG ——–Dewasa Ini sudah banyak kemajuan yang kita temui, mulai dari maraknya social media, kemajuan industry dengan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan bahkan saham yang berbentuk binary option dan bitcoin sudah mulai bertebaran dalam kehidupan manusia sehari-hari.
Apa yang kita saksikan itu merupakan bentuk daripada pergeseran zaman mulai dari masa ditemukannya mesin uap, kemudian beranjak ke dunia perindustrian, sampai dengan masa komputasi dan hingga di titik ini revolusi 4.0 dimana sudah diterapkannya teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence untuk membantu mempermudah pekerjaan manusia.
Hal ini tidak akan muncul tanpa adanya inisiatif dan kreatif manusia untuk menciptakan hal baru yang dapat mengukir sejarah hingga merubah peradaban hidup manusia.
Jikalau dahulu manusia menggunakan hewan untuk sarana transportasi maka saat ini sudah banyak kendaraan-kendaraan otomatis baik itu yang ada di darat, laut maupun udara begitu juga dalam dunia perkantoran yang dahulunya masih menggunakan mesin ketik, namun saat ini sudah beralih ke system komputerisasi.
Apa yang sudah disebutkan tadi merupakan revolusi perkembangan teknologi yang tidak dapat untuk dihindari dalam kehidupan saat ini. Pertanyaannya adalah bagaimana kita dapat bersaing dalam perang pemikiran yang dibalut oleh kemajuan industry teknologi..?.
Secara harfiah teknologi diambil dari kata “Techne” yang dalam Bahasa yunani berarti keterampilan, sementara “Logos” artinya ilmu. Secara umum, teknologi merujuk pada penggunaan ilmu pengetahuan dan keterampilan untuk merancang, membuat, dan mengembangkan produk atau layanan yang berguna bagi umat manusia.
Dilihat dari Negara-negara maju yang ada di eropa, asia, bahkan di timur tengah dimana mereka sudah mampu menanamkan minat dan bakat dalam mengasah kemampuan dalam bidang teknologi kepada para penerus mereka sejak mereka masih dini.
Dalam eropa ada Negara inggris, jerman, prancis, Italy, dan amerika sudah sangan antuisias dalam menyongsong kemajuan manusia dengan kecanggihan teknologi.
Di asia sudah ada jepang yang sejak lama menjadi kaisar di bidang teknologi mesin dan saat ini dipacu oleh Negara china yang dengan segala kemampuan imitasinya mampu menyaingi teknologi barat.
Adapun di timur tengah seperti Qatar, uni emirat dan quwait sudah maju dalam teknologi infrastruktur bangunan megah.
Sementara dengan Asia Tenggara sendiri masih menjadi PR untuk meningkatkan ketertarikan dalam meningkatkan kemampuan berteknologi, untuk saat ini teknologi tertinggi di Asia Tenggara masih dipegang oleh negara Singapura.
Sebagai masyarakat Indonesia khususnya untuk para generasi muda, hendaknya kita mampu berfikir tajam untuk berpacu dalam prestasi guna bersaing dengan negara-negara maju untuk menciptakan teknologi baru.
Sebuah teknologi muncul dari suatu ide dimana Ketika seseorang menemukan permasalahan atau kesulitan dalam kegiatan sehari-hari hingga kita mampu berfikir kritis untuk menjadi solusi dalam memecahkan permasalahan tersebut, sebagi contoh di sebuah pabrik industri makanan membutuhkan tenaga kerja guna produktifitas hari-hari namun jika sang pekerja (manusia tadi) mengalami kendala baik dari Kesehatan ataupun hal tak terduga lainnya maka produksi itu akan terganggu.
Akhirnya mereka menciptakan robot industry untuk menjaga kestabilan pekerjaan tersebut.
Untuk mendapatkan semangat dalam berprestasi tersebut, kita harus mampu untuk memaksa diri untuk berprestasi dan berinovasi, meninggalkan hal-hal negatif yang tidak mendatangkan manfaat serta berkeinginan untuk terus maju menciptakan hal baru, karena sejatinya teknologi adalah perang. Perang pemikiran yang dituangkan dalam bentuk karya untuk menjadi sosok yang adidaya.
(RIAUMAG.COM)






















