
RIAUMAG13—-– Ketua Umum PSSi, Erick Thohir memberikan sinyal bahwa timnas Indonesia tidak akan memanfaatkan agenda FIFA Matchday bulan November
Erick baru saja menggelar jumpa pers terkait perkembangan timnas Indonesia pasca kegagalan di Piala Dunia 2026.
Setelah memutus kerja sama dengan Patrick Kluivert, saat ini posisi pelatih kepala timnas masih kosong.
Kondisi ini cukup menjadi masalah karena FIFA Matchday akan digelar mulai 10 November.
Sebelumnya, dia juga menepis isu Shin Tae-yong yang akan kembali bertugas.
Ini sekaligus menjadi kepastian bahwa skuad Garuda tidak akan tampil bulan November nanti.
PSSI memiliki fokus memberikan ruang kepada timnas U-23 Indonesia untuk SEA Games 2025.
Merencanakan agenda FIFA Matchday tentu harus matang dan ini yang harus dipikirkan.
“Jadi pelatih ini nanti ada tolak ukurnya, inginnya strata kepelatihan komplit nah ini yang kita bangun sama-sama.”
Dari ranking FIFA, posisi Indonesia berpeluang besar kembali tertinggal dari Malaysia.
Harimau Malaya yang tampil apik bulan September lalu naik ke posisi 118 dan Indonesia turun menjadi 122.
Masih terkait ranking, skuad Garuda tentu ingin mendapatkan pot yang lebih baik di Piala Asia 2027 mendatang.
Absennya timnas akan membuat poin demi poin yang berharga tidak bisa mereka kumpulkan.
Selanjutnya, chemistry pemain timnas tentu akan berdampak karena FIFA Matchday selanjutnya akan dilaksanakan pada bulan Maret.Namun, ini jadi pilihan tepat karena suporter timnas masih kecewa setelah kegagalan untuk bisa merasakan Piala Dunia 2026.Selain itu, langkah ini juga jadi sarana untuk menghemat biaya karena mereka harus membayar kompensasi kontrak Patrick.Tentu, PSSI akan terus mendapatkan sorotan dan desakan dari suporter timnas akan semakin kencang.Pemilihan terburu-buru untuk pelatih timnas tentu bisa jadi mendatangkan masalah seperti era kepelatihan asal Belanda.






























