
RIAUMAG13—-Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, mengisyaratkan bakal memanggil empat pemain abroad untuk memperkuat timnya yang akan berlaga di SEA Games 2025. Mereka bisa menjadi amunisi penting Garuda Muda untuk mempertahankan medali emas di kejuaraan ini.
Isyarat Indra Sjafri memanggil keempat nama ini telah disampaikan di tengah sesi latihan Timnas Indonesia U-22 yang berlangsung di Stadion Madya, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025), sebelum berangkat menuju SEA Games 2025.
Nantinya, Indra hanya bisa mendaftarkan 23 pemain saja untuk memperkuat Garuda Muda. Artinya, tim pelatih bakal memeras otak untuk menentukan nama-nama pemain yang bakal dibawa, termasuk mempertimbangkan empat amunisi abroad yang akan bergabung.
Sementara itu, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, juga berharap keempat nama pemain ini bisa dilepas klubnya. Jika mereka bisa bergabung, skuad Garuda Muda berpotensi memiliki peluang lebih besar untuk bersaing merebut emas di ajang ini.
Pasalnya, apabila mempertimbangkan kualitas serta pengalaman yang dimiliki para pemain abroad ini, mereka bisa menjadi amunisi krusial di masing-masing lini. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.
Setelah sebelumnya sempat muncul bersama Timnas Indonesia senior, striker keturunan Indonesia-Belanda, Mauro Zijlstra, akhirnya terpaksa turun kelas untuk memperkuat skuad Garuda Muda asuhan Indra Sjafri.
Hal semacam ini memang wajar mengingat usianya yang baru berusia 21 tahun. Ajang SEA Games 2025 juga bisa menjadi momen mencari pengalaman bagi penyerang muda yang kini memperkuat FC Volendam tersebut.
Sebelum berangkat ke SEA Games 2025, Mauro sempat mencetak gol saat menghadapi laga uji coba kedua melawan Mali U-22. Harapannya, gol ini bisa menambah kepercayaan diri Mauro sebagai mesin gol Timnas Indonesia U-22.
Sektor pertahanan Timnas Indonesia U-22 bakal semakin kukuh dengan hadirnya bek asal Belanda, Dion Markx. Indra Sjafri sebetulnya sudah mengenal pemain ini sejak memperkuat Timnas Indonesia U-20.
Dari segi pengalaman, Dion memang belum begitu istimewa di level internasional. Pasalnya, jumlah menit bermainnya bersama tim nasional masih terhitung minim jika dibandingkan nama-nama seperti Kadek Arel hingga Muhammad Ferarri.
Akan tetapi, kualitas bek berusia 20 tahun itu sudah tak perlu diragukan. Dia bisa menjadi kunci penting untuk mengawal jantung pertahanan skuad Garuda Muda jika bisa dilepas klubnya untuk tampil di SEA Games 2025































