Senin, April 20, 2026
  • Shop
  • My Account
    • Cart
    • Checkout
  • Company Profile
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Bisnis
    • Budaya
    • DAERAH
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Musik
    • Nasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • POLITIK
    • REGIONAL
    • Sosial
    • Wisata
    MUHAMMADIYAH KAYA RAYA, TAPI PIMPINANNYA SEDERHANA – BERIKUT RAHASIA YANG JARANG DIBAHAS

    MUHAMMADIYAH KAYA RAYA, TAPI PIMPINANNYA SEDERHANA – BERIKUT RAHASIA YANG JARANG DIBAHAS

    GM Mona Plaza Hotel Pekanbaru : Pererat Silaturahmi untuk Majukan Pariwisata

    GM Mona Plaza Hotel Pekanbaru : Pererat Silaturahmi untuk Majukan Pariwisata

    Ketua PHRI Riau Tegaskan Acara Perpisahan Sekolah di Hotel Terjangkau

    Ketua PHRI Riau Tegaskan Acara Perpisahan Sekolah di Hotel Terjangkau

    Dosen Universitas Bung Hatta Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICMBNT 2026 di Bali

    Dosen Universitas Bung Hatta Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICMBNT 2026 di Bali

    Refleksi Mubes Alumni 2026: Antara Konstitusi, Sejarah, dan Ijtihad Kolektif

    Refleksi Mubes Alumni 2026: Antara Konstitusi, Sejarah, dan Ijtihad Kolektif

    PSPS Pekanbaru Tekukkan PERSIKAD Depok Skor 3-1

    PSPS Pekanbaru Tekukkan PERSIKAD Depok Skor 3-1

    Estafet Kepemimpinan Gardu Prabowo Riau Beralih : Rika Putra Mundur, Rocky Ramadani Ditunjuk Nahkodai Organisasi

    Estafet Kepemimpinan Gardu Prabowo Riau Beralih : Rika Putra Mundur, Rocky Ramadani Ditunjuk Nahkodai Organisasi

    “Jangan Dibalik!” Jokowi Tegas Soal Polemik ijazah

    “Jangan Dibalik!” Jokowi Tegas Soal Polemik ijazah

    Mardiansyah di Direktur Operasional II PT. Hutama Karya Terpilih sebagai Ketua Umum Alumni Univ Bung Hatta Periode 2026- 2031

    Mardiansyah di Direktur Operasional II PT. Hutama Karya Terpilih sebagai Ketua Umum Alumni Univ Bung Hatta Periode 2026- 2031

  • Travel News
    • All
    • Bisnis
    • Budaya
    • DAERAH
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Musik
    • Nasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • POLITIK
    • REGIONAL
    • Sosial
    • Wisata
    MUHAMMADIYAH KAYA RAYA, TAPI PIMPINANNYA SEDERHANA – BERIKUT RAHASIA YANG JARANG DIBAHAS

    MUHAMMADIYAH KAYA RAYA, TAPI PIMPINANNYA SEDERHANA – BERIKUT RAHASIA YANG JARANG DIBAHAS

    GM Mona Plaza Hotel Pekanbaru : Pererat Silaturahmi untuk Majukan Pariwisata

    GM Mona Plaza Hotel Pekanbaru : Pererat Silaturahmi untuk Majukan Pariwisata

    Ketua PHRI Riau Tegaskan Acara Perpisahan Sekolah di Hotel Terjangkau

    Ketua PHRI Riau Tegaskan Acara Perpisahan Sekolah di Hotel Terjangkau

    Dosen Universitas Bung Hatta Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICMBNT 2026 di Bali

    Dosen Universitas Bung Hatta Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICMBNT 2026 di Bali

    Refleksi Mubes Alumni 2026: Antara Konstitusi, Sejarah, dan Ijtihad Kolektif

    Refleksi Mubes Alumni 2026: Antara Konstitusi, Sejarah, dan Ijtihad Kolektif

    PSPS Pekanbaru Tekukkan PERSIKAD Depok Skor 3-1

    PSPS Pekanbaru Tekukkan PERSIKAD Depok Skor 3-1

    Trending Tags

    • Backpacker
    • Gear
    • Resources
    • Solo Travel
    • Tips
    • Trip Plan
    • Food
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Riaumag.com
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Bisnis
    • Budaya
    • DAERAH
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Musik
    • Nasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • POLITIK
    • REGIONAL
    • Sosial
    • Wisata
    MUHAMMADIYAH KAYA RAYA, TAPI PIMPINANNYA SEDERHANA – BERIKUT RAHASIA YANG JARANG DIBAHAS

    MUHAMMADIYAH KAYA RAYA, TAPI PIMPINANNYA SEDERHANA – BERIKUT RAHASIA YANG JARANG DIBAHAS

    GM Mona Plaza Hotel Pekanbaru : Pererat Silaturahmi untuk Majukan Pariwisata

    GM Mona Plaza Hotel Pekanbaru : Pererat Silaturahmi untuk Majukan Pariwisata

    Ketua PHRI Riau Tegaskan Acara Perpisahan Sekolah di Hotel Terjangkau

    Ketua PHRI Riau Tegaskan Acara Perpisahan Sekolah di Hotel Terjangkau

    Dosen Universitas Bung Hatta Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICMBNT 2026 di Bali

    Dosen Universitas Bung Hatta Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICMBNT 2026 di Bali

    Refleksi Mubes Alumni 2026: Antara Konstitusi, Sejarah, dan Ijtihad Kolektif

    Refleksi Mubes Alumni 2026: Antara Konstitusi, Sejarah, dan Ijtihad Kolektif

    PSPS Pekanbaru Tekukkan PERSIKAD Depok Skor 3-1

    PSPS Pekanbaru Tekukkan PERSIKAD Depok Skor 3-1

    Estafet Kepemimpinan Gardu Prabowo Riau Beralih : Rika Putra Mundur, Rocky Ramadani Ditunjuk Nahkodai Organisasi

    Estafet Kepemimpinan Gardu Prabowo Riau Beralih : Rika Putra Mundur, Rocky Ramadani Ditunjuk Nahkodai Organisasi

    “Jangan Dibalik!” Jokowi Tegas Soal Polemik ijazah

    “Jangan Dibalik!” Jokowi Tegas Soal Polemik ijazah

    Mardiansyah di Direktur Operasional II PT. Hutama Karya Terpilih sebagai Ketua Umum Alumni Univ Bung Hatta Periode 2026- 2031

    Mardiansyah di Direktur Operasional II PT. Hutama Karya Terpilih sebagai Ketua Umum Alumni Univ Bung Hatta Periode 2026- 2031

  • Travel News
    • All
    • Bisnis
    • Budaya
    • DAERAH
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Musik
    • Nasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • POLITIK
    • REGIONAL
    • Sosial
    • Wisata
    MUHAMMADIYAH KAYA RAYA, TAPI PIMPINANNYA SEDERHANA – BERIKUT RAHASIA YANG JARANG DIBAHAS

    MUHAMMADIYAH KAYA RAYA, TAPI PIMPINANNYA SEDERHANA – BERIKUT RAHASIA YANG JARANG DIBAHAS

    GM Mona Plaza Hotel Pekanbaru : Pererat Silaturahmi untuk Majukan Pariwisata

    GM Mona Plaza Hotel Pekanbaru : Pererat Silaturahmi untuk Majukan Pariwisata

    Ketua PHRI Riau Tegaskan Acara Perpisahan Sekolah di Hotel Terjangkau

    Ketua PHRI Riau Tegaskan Acara Perpisahan Sekolah di Hotel Terjangkau

    Dosen Universitas Bung Hatta Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICMBNT 2026 di Bali

    Dosen Universitas Bung Hatta Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICMBNT 2026 di Bali

    Refleksi Mubes Alumni 2026: Antara Konstitusi, Sejarah, dan Ijtihad Kolektif

    Refleksi Mubes Alumni 2026: Antara Konstitusi, Sejarah, dan Ijtihad Kolektif

    PSPS Pekanbaru Tekukkan PERSIKAD Depok Skor 3-1

    PSPS Pekanbaru Tekukkan PERSIKAD Depok Skor 3-1

    Trending Tags

    • Backpacker
    • Gear
    • Resources
    • Solo Travel
    • Tips
    • Trip Plan
    • Food
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
No Result
View All Result
Home Motivasi

Kisah Buniman Hidupi 6 Anggota Keluarga dengan Upah Rp 40.000 di Tengah Lahan BUMN

by Riau Mag10
21 Desember 2025
in Motivasi
0 0
0
Kisah Buniman Hidupi 6 Anggota Keluarga dengan Upah Rp 40.000 di Tengah Lahan BUMN

Riaumag.com – Di bawah terik matahari, Buniman (65) membungkukkan badan di antara hamparan kopi yang rimbun dan tegakan berbagai jenis pohon yang menjulang. Dengan sebilah sabit, ia menebas rerumputan gulma kopi di lahan milik BUMN, tepatnya di Perkebunan Kopi Silosanen di Dusun Silosanen, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kebun itu berada di bawah pengelolaan PTPN 1 Regional V Surabaya.

Dari pekerjaan itulah, Buniman membawa pulang upah Rp 40.000 per hari. Jumlah yang tak sebanding untuk menghidupi 6 anggota keluarganya. Selain upah kecil, sebagai buruh harian lepas pekerjaan itu tak tiap hari datang.

Saat belum waktunya panen kopi, Buniman hanya bekerja maksimal 14 hari dalam sebulan. Berbeda ketika Buniman muda yang nyaris tiap hari ada pekerjaan di perkebunan. Namun, saat masuk musim panen kopi, Buniman diupah layaknya pekerja borongan. Nominal upahnya sesuai banyaknya kopi yang dipetik. Per kilogram diupah Rp 1.200. Dalam sehari, Buniman biasanya hanya bisa memetik 20 sampai 35 kilogram.

BACAJUGA

Catatan Jumat : | APA KABAR IMAN? |

Catatan Jumat : | APA KABAR IMAN? |

10 April 2026
Catatan Jumat : | MENJEMPUT FINISH |

Catatan Jumat : | MENJEMPUT FINISH |

13 Maret 2026
Catatan 10 Hari Terakhir Ramadhan :| EVERLASTING RAMADHAN |

Catatan 10 Hari Terakhir Ramadhan :| EVERLASTING RAMADHAN |

11 Maret 2026
Catatan Jumat : | IMSAK dan PENGENDALIAN |

Catatan Jumat : | IMSAK dan PENGENDALIAN |

23 Februari 2026

Setiap pagi, pria yang sudah memasuki usia lanjut itu berangkat sebelum matahari naik tinggi. Jalan kaki menyusuri kebun kopi yang basah embun. Sebuah rutinitas yang selama bertahun-tahun dijalaninya. “Dalam setengah bulan biasanya kerja (di PTPN) 6 sampai 7 hari,” ucapnya lirih kepada tim Ekspedisi Nusaraya Kompas.com, Jumat (28/11/2025).

Kompas.com Regional Ekspedisi Nusaraya di Jember Kisah Buniman Hidupi 6 Anggota Keluarga dengan Upah Rp 40.000 di Tengah Lahan BUMN Kompas.com, 5 Desember 2025, 10:00 WIB Baca di App Mega Silvia, Andi Hartik Tim Redaksi 1 4 Lihat Foto JEMBER, KOMPAS.com – Di bawah terik matahari, Buniman (65) membungkukkan badan di antara hamparan kopi yang rimbun dan tegakan berbagai jenis pohon yang menjulang. Dengan sebilah sabit, ia menebas rerumputan gulma kopi di lahan milik BUMN, tepatnya di Perkebunan Kopi Silosanen di Dusun Silosanen, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kebun itu berada di bawah pengelolaan PTPN 1 Regional V Surabaya. Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Dari pekerjaan itulah, Buniman membawa pulang upah Rp 40.000 per hari. Jumlah yang tak sebanding untuk menghidupi 6 anggota keluarganya. Selain upah kecil, sebagai buruh harian lepas pekerjaan itu tak tiap hari datang. Modus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Apa Itu Ijon Proyek? Nestapa Mbah Tupon, Lansia Buta Huruf yang Diperdaya hingga Terancam Kehilangan Rumah dan Tanah Artikel Kompas.id Baca juga: Warga Miskin Ekstrem Ini Berstatus Karyawan BUMN di KTP, Seumur-umur Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah Saat belum waktunya panen kopi, Buniman hanya bekerja maksimal 14 hari dalam sebulan. Berbeda ketika Buniman muda yang nyaris tiap hari ada pekerjaan di perkebunan. Namun, saat masuk musim panen kopi, Buniman diupah layaknya pekerja borongan. Nominal upahnya sesuai banyaknya kopi yang dipetik. Per kilogram diupah Rp 1.200. Dalam sehari, Buniman biasanya hanya bisa memetik 20 sampai 35 kilogram. Baca juga: Ironi Warga Miskin Ekstrem di Tengah Lahan BUMN (Tanggung Jawab Siapa?) Setiap pagi, pria yang sudah memasuki usia lanjut itu berangkat sebelum matahari naik tinggi. Jalan kaki menyusuri kebun kopi yang basah embun. Sebuah rutinitas yang selama bertahun-tahun dijalaninya. “Dalam setengah bulan biasanya kerja (di PTPN) 6 sampai 7 hari,” ucapnya lirih kepada tim Ekspedisi Nusaraya Kompas.com, Jumat (28/11/2025). Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Supaya tetap dapat penghasilan, Buniman menerima apa saja yang diperintahkan mandor perkebunan. Seperti membersihkan rumput, menanam kopi, memangkas tanaman kopi, atau pekerjaan lainnya yang ada di dalam perkebunan. Buniman atau yang akrab disapa Pak Sinar tinggal di satu rumah di tengah lahan kebun yang disediakan PTPN 1 Regional V bersama buruh lainnya di Afdeling Kampongan. Meski oleh PTPN telah difasiltasi rumah dan token listrik Rp 50.000 sebulan, Buniman hingga ini tetap hidup melarat dengan beban berat di pundaknya. Atap rumahnya mulai rapuh, dapurnya masih memakai tungku, kamar mandinya pun tak tersedia WC. Ia memanfaatkan sungai kecil yang mengalir di belakang rumahnya sebagai saluran sanitasi.

Anaknya kini berjumlah 4 orang. Sebab, anak pertamanya yang bernama Sinar telah meninggal dunia.

Sedangkan, anak keduanya bernama Baihaqi merantau jadi kuli bangunan di Bali.

Kini, Buniman hidup dalam rumah tumpangan bersama 3 anak bernama Iflah (31), Umar (26) dan Ferdi (19), 2 cucu yang merupakan anak dari Iflah dan seorang istri bernama Iyem (62) yang sudah 9 tahun terbaring di atas ranjang karena sakit komplikasi. “Lumpuh sejak sembilan tahun lalu,” ujar dia menceritakan sakit sang istri.

Begitu banyak kebutuhan yang harus dicukupi, Buniman pun seolah tak pernah punya banyak uang lebih untuk membawa istrinya berobat. Terakhir, Iyem dibawa ke fasilitas kesehatan 5 tahun yang lalu. Jika istrinya mulai mengeluh tak enak badan, barulah memanggil bidan.

Sementara tiga anaknya masih sangat bergantung pada penghasilan Buniman. Iflah, anak ketiganya adalah single parent lulusan SD dengan dua anak dan tak bekerja. Semua keperluan hingga biaya pendidikan anaknya dipenuhi sang ayah yang sudah renta.

Begitu juga dengan anak keempat dan kelima Buniman. Mereka hanya membantu pekerjaan sampingan Buniman mencari rumput. Sadar bahwa pendapatan dari kebun PTPN sangat jauh dari kata cukup, Buniman merawat dua sapi milik orang. “Penghasilan tidak cukup untuk sehari-hari,” ujar dia. Biasanya, pulang dari kebun pukul 12.00 WIB, Buniman hanya sempat istirahat menghilangkan keringat sejenak. Lantas kembali mencari rumput untuk pakan sapi. Untungnya, hidup di tengah kebun yang subur, rumput- sangat mudah dicari.

Bagi hasil dari merawat sapi orang tak menjanjikan banyak. Dalam setahun bahkan lebih, rata-rata hanya dapat pembagian Rp 2,5 juta dari seekor sapi. Tergantung laba dan harga jual sapi kala itu. Bagaimanapun, hidup harus tetap berjalan. Buniman tak pernah kehilangan semangat. Untuk menambal kekurangan, ia punya sampingan lain. Itu pun jika rezeki hari itu berpihak padanya. “Tetangga ada yang ajak kerja di kebunnya,” kata Buniman menceritakan caranya terus bertahan hidup.

Tetangga yang punya kebun kopi, kadang mengajaknya untuk kerja di sana. Paling sering membersihkan rumput usai musim panen. Tak jarang pula Buniman terpaksa meminjam uang ke tetangganya. Itulah saat ia dan keluarganya sudah sangat terpojok dengan kebutuhan hidup. Biaya makan enam anggota keluarga dan bayaran sekolah dua cucunya banyak menguras rupiah. Walau hidup di tengah lahan garapan sebuah BUMN, penghasilannya untuk menghidupi dirinya dan enam anggota keluarga tak pernah mencukupi.

Buniman membutuhkan perhatian lebih meski sudah bertahun-tahun menjadi buruh di kebun PTPN. Ia harus menjaga sikap agar tak sampai melanggar larangan perusahaan.

Berdasarkan data hasil penelusuran tim Ekspedisi Nusaraya Kompas.com, ada 105.872 jiwa di Kabupaten Jember yang masuk kategori miskin ekstrem. Ironisnya, seperti Buniman, mereka hidup di tengah-tengah lahan produktif perkebunan dan perhutanan yang kaya sumber daya alam.

Adapun, total masyarakat miskin di Kabupaten Jember sendiri mencapai 222.254 jiwa atau 54.284 kepala keluarga. Angka ini menjadi yang tertinggi kedua se-Jawa Timur. Pelaksana Tugas (Plt) Kasubag Kesekretariatan & Humas PTPN I Regional V Surabaya, M Syaiful Rizal mengaku, pihaknya sama sekali tidak mengetahui ada masyarakat kategori miskin ekstrem yang tinggal di tengah-tengah lahan PTPN I Regional V.

“Terkait untuk (masyarakat) definisi miskin ekstrem, kami tidak mengetahui,” ungkap Rizal.

Meski demikian, ia tidak menampik bahwa hampir seluruh masyarakat di lahan tersebut merupakan pekerja borongan di PTPN.

Ia pun menegaskan, PTPN sudah membayar pekerja borongan sesuai nilai yang disepakati. PTPN juga telah memenuhi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundangan. “Tahun 2024, total (nilai TJSL) untuk Kabupaten Jember itu Rp 475 juta. Sedangkan untuk 2025 itu Rp 376 juta,” ujar Rizal

Apabila ada masyarakat miskin ekstrem yang merasa membutuhkan bantuan, Rizal menyarankan agar membuat proposal. “Simpel, mereka bisa bikin kelompok, lalu lewat desa mengajukan proposal ke petugas kami. Pasti akan dilanjutkan ke kami di regional dan dilanjutkan ke PTPN pusat. Setelah itu disetujui, bantuan akan turun,” ujar Rizal.

Program reforma agraria jadi solusi Pemerintah Kabupaten Jember telah berupaya menempuh berbagai cara demi mengentaskan kemiskinan ekstrem di tengah lahan BUMN ini. Untuk warga usia produktif, Bupati Jember Muhammad Fawait akan memberikan pelatihan kerja, termasuk peluang menjadi pelaku UMKM atau calon pekerja migran Indonesia.

Sedangkan untuk warga yang sudah tidak produktif, pemerintah daerah berkomitmen hadir dengan segala keterbatasan anggaran yang dimiliki. Ia juga terus melapor ke pemerintah pusat tentang kondisi darurat kemiskinan ekstrem Jember yang berdampak luas, termasuk tingginya angka kematian ibu dan bayi serta stunting.

“Kami sampai di beberapa forum, termasuk ketika ada perwakilan dari pihak BUMN, selalu menyuarakan hal ini. Tapi ke depan kami akan menyampaikan kepada pemerintah pusat kondisi ini,” ujar dia. Program reforma agraria dari pemerintah pusat, menurut Gus Fawait, bisa menjadi solusi penting, terutama bagi warga miskin ekstrem yang tidak memiliki lahan. Ia berharap pemberian hak kelola, termasuk perhutanan sosial, dapat diprioritaskan untuk warga miskin ekstrem.

Dengan rencana 41.000 hektar hutan sosial yang akan dikelola masyarakat, program ini dinilai mampu menjadi jalan keluar bagi setidaknya puluhan ribu keluarga miskin ekstrem. “Contoh, ada 41.000 hektare rencana hutan sosial yang akan diberikan kepada masyarakat. Kalau diberikan per KK satu hektare, maka akan ada 41.000 KK yang dapat. Dan itu menjadi salah satu solusi bagaimana menetaskan kemiskinan ekstrem di wilayah perkebunan dan kehutanan. Kami akan terus berusaha,” ujar Gus Fawait.

“Kami tidak akan lelah menyuarakan terkait nasib rakyat kami yang hari ini dalam kondisi miskin ekstrem,” lanjut dia.

Source: Kompas.com
ShareTweetShareSendSend
Previous Post

BPN Fokus Legalisasi, Perhutanan Sosial Jadi Solusi Warga Miskin Ekstrem

Next Post

Sukabumi sabet penghargaan Kota Terinovatif

BERITATERKAIT

Catatan Jumat : | APA KABAR IMAN? |
Catatan Jumat

Catatan Jumat : | APA KABAR IMAN? |

10 April 2026
Catatan Jumat : | MENJEMPUT FINISH |
Catatan Jumat

Catatan Jumat : | MENJEMPUT FINISH |

13 Maret 2026
Catatan 10 Hari Terakhir Ramadhan :| EVERLASTING RAMADHAN |
Motivasi

Catatan 10 Hari Terakhir Ramadhan :| EVERLASTING RAMADHAN |

11 Maret 2026
Catatan Jumat : | IMSAK dan PENGENDALIAN |
Catatan Jumat

Catatan Jumat : | IMSAK dan PENGENDALIAN |

23 Februari 2026
Dari Indonesia untuk Dunia: Suara Emas Qori Cilik Kibarkan Merah Putih di MTQ Internasional
ISLAMedia

Dari Indonesia untuk Dunia: Suara Emas Qori Cilik Kibarkan Merah Putih di MTQ Internasional

14 Februari 2026
Catatan Jumat : | ANTARA IMAN Dan KARYA BESAR |
Catatan Jumat

Catatan Jumat : | ANTARA IMAN Dan KARYA BESAR |

16 Januari 2026
Next Post
Sukabumi sabet penghargaan Kota Terinovatif

Sukabumi sabet penghargaan Kota Terinovatif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ichfa Zuhri MC Kondang Riau Tutup Usia , Dalam Kecelakaan Jalan Lintas Dayun Perawang – Kapubaten Siak

ichfa Zuhri MC Kondang Riau Tutup Usia , Dalam Kecelakaan Jalan Lintas Dayun Perawang – Kapubaten Siak

26 September 2023
Pemprov Tunggu Jadwal Menteri LHK Untuk Penyelesaian Lahan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang

GRATIS Tiga Pekan, Tol Pekanbaru-Bangkinang Resmi Beroperasi Mulai Hari ini

27 Oktober 2022
Walikota Pekanbaru Tak mau Pakai Mobil BM 1 A ,

Walikota Pekanbaru Tak mau Pakai Mobil BM 1 A ,

4 Maret 2025
ini Prediksi Nama-nama Caleg yang Duduk di Parlemen DPRD Kota Pekanbaru Hasil Pemilu 2024

ini Prediksi Nama-nama Caleg yang Duduk di Parlemen DPRD Kota Pekanbaru Hasil Pemilu 2024

22 Februari 2024
PT Freeport Indonesia Buka Lowongan Kerja 34 Posisi untuk Fresh Graduate

PT Freeport Indonesia Buka Lowongan Kerja 34 Posisi untuk Fresh Graduate

15
Fakultas Studi Islam UMRI Taja PKKMB dan Mastama FSI

Fakultas Studi Islam UMRI Taja PKKMB dan Mastama FSI

3
JNE Pekanbaru Akan Terus Konsisten di Kurir

JNE Pekanbaru Akan Terus Konsisten di Kurir

2
Anggota DPR Usul Anggaran Penyelenggaraan Haji 2021 Direlokasi untuk Kebutuhan Lain

Anggota DPR Usul Anggaran Penyelenggaraan Haji 2021 Direlokasi untuk Kebutuhan Lain

2
MUHAMMADIYAH KAYA RAYA, TAPI PIMPINANNYA SEDERHANA – BERIKUT RAHASIA YANG JARANG DIBAHAS

MUHAMMADIYAH KAYA RAYA, TAPI PIMPINANNYA SEDERHANA – BERIKUT RAHASIA YANG JARANG DIBAHAS

20 April 2026
GM Mona Plaza Hotel Pekanbaru : Pererat Silaturahmi untuk Majukan Pariwisata

GM Mona Plaza Hotel Pekanbaru : Pererat Silaturahmi untuk Majukan Pariwisata

16 April 2026
Ketua PHRI Riau Tegaskan Acara Perpisahan Sekolah di Hotel Terjangkau

Ketua PHRI Riau Tegaskan Acara Perpisahan Sekolah di Hotel Terjangkau

15 April 2026
Dosen Universitas Bung Hatta Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICMBNT 2026 di Bali

Dosen Universitas Bung Hatta Jadi Keynote Speaker pada Konferensi Internasional ICMBNT 2026 di Bali

13 April 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Company Profile
Email: riaumag@gmail.com

© 2021 Riaumag.com - Akurat - Lengkap - Berimbang

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Travel News

© 2021 Riaumag.com - Akurat - Lengkap - Berimbang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In