
RIAUMAG—-Menjadi penanggung jawab sektor ganda Malaysia di BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia), Rexy turut menyoroti performa ganda putra yang sedang bersinar.
Terutama dari skuad pelapis yang belakangan justru lebih menyenangkan hati.
Juara Dunia Junior 2024, Aaron Tai/Kang khai Xing yang notabene juga jadi murid termuda Herry Iman Pierngadi alias Herry IP, berhasil merengkuh gelar juara di pengujung tahun ini.
“Ini menunjukkan bahwa kita tidak perlu bergantung sepenuhnya pada para pemain senior, untuk memenangkan gelar juara ke depannya,” lanjut peraih emas Olimpiade Atlanta 1996 itu.
Selain Tai/Kang, pelapis ganda putra Malaysia lainnya yang membuat Rexy bahkan Herry IP juga gembira ialah Junaidi Arif/Roy King Yap.
Arif/Yap sebelumnya jadi ganda putra Negeri Jiran yang paling kesulitan beradaptasi dengan pola latihan Herry IP dibandingkan senior mereka seperti Chia/Soh dan Man Wei Chong/Tee Kai Wun.
Namun perlahan mereka menemukan performa terbaik dan kesempatan yang datang berhasil dimanfaatkan hingga menjadi kampiun Macau Open 2025.
Lebih istimewa, kemenangan mereka diraih setelah ujian atap bocor mewarnai pertandingan final yang saat itu lawannya ialah Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
“Ini adalah terobosan besar. Mereka tetap tenang, berpegang teguh pada strategi, dan tidak membiarkan gangguan eksternal memengaruhi pikiran mereka,” kata Herry IP pada Agustus lalu, dikutip dari New Straits Times.
“Atap yang bocor mengganggu pertandingan setiap beberapa reli, tetapi mereka tidak panik. Mereka menjadi lebih konsisten dan disiplin dalam mengikuti pengaturan taktik kami,” tandas pelatih Naga Api.




























