
RIAUMAG13——Sikap Arab Saudi terkait kemungkinan menjual Newcastle United demi membiayai rencana pengambilalihan Barcelona akhirnya terungkap.
Dana Investasi Publik Arab Saudi (Public Investment Fund/PIF) disebut telah memberi sinyal jelas mengenai rumor tersebut, di tengah kabar bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman sedang menyiapkan tawaran fantastis senilai 10 miliar euro untuk mendapatkan kendali finansial atas klub raksasa Spanyol itu.
Klub juara La Liga itu saat ini menanggung beban utang mendekati dua miliar paun, situasi yang membuat mereka hanya mampu mengeluarkan belanja di bawah 30 juta paun pada bursa transfer musim panas 2025.
Hanya, setiap upaya pengambilalihan dipastikan tidak sederhana, mengingat struktur kepemilikan Barcelona yang berbasis keanggotaan, dengan para anggotanya dikenal sangat menjunjung tinggi tradisi klub.
Peluang Investasi
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446590/original/086376400_1765925253-Barcelona_copa_del_Rey.jpg)
Pemain Barcelona merayakan gol yang dicetak Marcus Rashford ke gawang Guadalajara dalam laga 32 besar Copa del Rey 2025/2026, Rabu (17/12/2025). Barcelona lolos ke semifinal berkat kemenangan 2-0 di markas Guadalajara. (AP Photo/Rudy Garcia)

Meski begitu, peluang investasi tetap terbuka. PIF dalam beberapa tahun terakhir tercatat telah mengucurkan dana besar ke berbagai cabang olahraga.
Namun, masih belum jelas apakah investasi potensial ke Barcelona akan dilakukan langsung oleh Mohammed bin Salman atau melalui PIF, lembaga yang dipimpinnya sebagai ketua.
Opsi kedua inilah yang memunculkan kembali pertanyaan mengenai masa depan kepemilikan Newcastle United.
Saat ini, PIF menguasai 85 persen saham Newcastle United. Di bawah kepemilikan tersebut, The Magpies menjalani proyek jangka panjang bersama Eddie Howe, dengan pencapaian terbesar sejauh ini adalah keberhasilan meraih trofi pertama dalam 70 tahun setelah menjuarai Carabao Cup usai mengalahkan Liverpool di partai final awal tahun ini.
Namun, tidak ada indikasi bahwa kepemilikan yang dipimpin Arab Saudi itu berniat mengalihkan fokus investasinya ke tempat lain.
Koresponden senior sepak bola Give Me Sport, Ben Jacobs, mengungkapkan pada Desember 2022 bahwa tidak ada kemungkinan PIF akan menjual sahamnya di Newcastle.































