
RIAUMAG13 ——Persib Bandung sukses menutup paruh musim BRI Super League 2025/2026 sebagai pemuncak klasemen. Maung Bandung mengumpulkan 38 poin dari 17 laga yang telah dilalui.
Kesuksesan ini diraih setelah Persib membungkam rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor 1-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/1/2026).
Pasang dan Surut Performa Persib
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,425,20,0)/kly-media-production/medias/5357817/original/076544100_1758546357-Arema_FC_vs_Persib_Bandung-4.jpg)
Pemain Persib Bandung, Federico Barba, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arema FC pada laga pekan keenam BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (22/9/2025) sore WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Pada pertandingan pembuka, Persib sukses meraih kemenangan 2-0 atas tim tamu Semen Padang. Kemenangan tersebut membuat Bobotoh optimistis.
Namun, tren positif itu tidak berlanjut pada laga berikutnya. Marc Klok dkk. harus menelan kekalahan menyakitkan dari tim promosi Persijap Jepara dengan skor akhir 2-1.
Kemudian, Persib bermain imbang 1-1 melawan juara Liga 2, PSIM Yogyakarta. Persib kembali ke jalur kemenangan dengan meraih dua hasil positif secara beruntun lawan Persebaya Surabaya 1-0 dan Arema FC dengan skor 2-1.
Sayangnya, tren positif itu kembali terhenti di markas Persita Tangerang. Persib harus mengakui keunggulan Pendekar Cisadane dengan skor akhir 1-2.
Performa naik turun Persib membuat Bobotoh memberikan kritik tajam di media sosial. Tekanan besar tersebut menjadi titik balik kebangkitan Persib.
Perlahan tapi pasti, Persib mulai menunjukkan perubahan positif. Para pemain mulai menemukan ritme permainan yang lebih solid dan terorganisir.
Chemistry antara pemain lokal dan asing juga semakin terlihat. Selain itu, kerja sama antarlini semakin padu, baik ketika bertahan maupun menyerang.





























