RIAUMAG.COM- PEKANBARU. Forum Kerjasama Masjid dan Musholla atau FKMM Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru menggelar Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026 bertempat di Masjid Alfurqon, Kelurahan Pesisir, Kec. Limapuluh, Kota Pekanbaru.
Tabligh Akbar ini menghadirkan penceramah kondang Ustadz Dr. H. Zulkarnain Umar, Lc., M.Si yang dihadiri oleh Ratusan jamaah dari berbagai masjid dan musholla di wilayah Kecamatan Limapuluh.
Ketua FKMM Kec. Limapuluh, H. Muhammad Irwan SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan 1 Muharram merupakan momen penting bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah dan hijrah. Menurutnya, Tahun Baru Hijriyah bukan sekadar pergantian angka kalender, melainkan momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan amal ibadah.“1 Muharram adalah momentum hijrah. Hijrah dari yang buruk menuju yang baik, dari malas beribadah menjadi rajin, dari perpecahan menuju persatuan. ujar H. Muhammad Irwan SH.
H. Muhammad Irwan juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Tabligh Akbar pertama yang secara resmi diselenggarakan oleh FKMM Kec. Limapuluh sejak forum ini terbentuk. Ia berharap acara ini menjadi awal yang baik untuk menghidupkan kembali syiar Islam melalui kegiatan-kegiatan keumatan yang masif dan terstruktur. Kecamatan Limapuluh sendiri tercatat memiliki 42 masjid dan musholla yang tersebar di seluruh kelurahan. Jumlah ini menjadi potensi besar untuk menggerakkan kegiatan keagamaan secara kolektif. H. Muhammad Irwan berharap FKMM ke depan dapat menjadi jembatan komunikasi dan koordinasi antar pengurus masjid dan musholla.
Sekretaris Umum FKMM Kec. Limapuluh Syaifullah Rozikin mengungkapkan “Kami ingin FKMM ini menjadi forum diskusi, pemersatu, dan penggerak. Dengan 42 masjid dan musholla, jika kita bergerak bersama, dampaknya akan luar biasa untuk dakwah dan pembinaan umat di Kecamatan Limapuluh,” jelasnya.
Ustadz Dr. H. Zulkarnain Umar, Lc., M.Si dalam tausiyahnya mengingatkan jamaah tentang makna hijrah yang sesungguhnya. Hijrah, menurut beliau, tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan fisik Rasulullah dari Makkah ke Madinah, tetapi juga perpindahan dari kebiasaan buruk, kemaksiatan, dan perpecahan menuju ketaatan, persatuan, dan kemaslahatan umat.Beliau juga menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat peradaban Islam. “Masjid bukan hanya tempat shalat. Masjid adalah pusat pendidikan, pusat ekonomi umat, dan pusat penyatuan hati. Maka pengurus masjid dan musholla harus bersinergi seperti yang diupayakan FKMM Kecamatan Limapuluh ini,” pesan Ustadz Zulkarnain Umar.
Acara Tabligh Akbar ditutup dengan doa bersama memohon agar tahun baru Hijriyah membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Pekanbaru, khususnya warga Kecamatan Limapuluh. Jamaah tampak antusias dan berharap kegiatan serupa dapat digelar rutin setiap tahun. Dengan suksesnya Tabligh Akbar perdana ini, FKMM Kecamatan Limapuluh menargetkan program lanjutan berupa kajian rutin per dua bulan, pelatihan manajemen masjid, serta aksi sosial keumatan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran masjid dan musholla sebagai pilar utama dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat.



























