RIAUMAG.COM , PEKANBARU——– Pekanbaru, 3 Juni 2026 — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Riau melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, H. Akmal Khairi, S.Th.I., M.H., pada Rabu (3/6/2026).
Audiensi tersebut membahas peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan Riau International Travel Exchange (RITEX) 2026, sebuah ajang business matching pariwisata yang akan digelar pada 19–21 Agustus 2026 di Pekanbaru.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPD ASITA Riau, Dede Firmansyah mengajak Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Disbudpar untuk berkolaborasi dalam menyukseskan pelaksanaan RITEX 2026. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat promosi destinasi wisata Kota Pekanbaru sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan dan peluang investasi di sektor pariwisata.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, H. Akmal Khairi, S.Th.I., M.H., menyambut baik rencana penyelenggaraan RITEX 2026 dan mengapresiasi inisiatif ASITA Riau dalam menghadirkan kegiatan yang dapat memperkuat ekosistem pariwisata daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Karena itu, pihaknya membuka ruang kolaborasi untuk mendukung kegiatan yang memberikan dampak positif bagi promosi pariwisata Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau secara umum.
Sementara itu, Ketua Panitia RITEX 2026, Fitriani, menyampaikan bahwa dukungan dan kolaborasi dari Pemerintah Kota Pekanbaru sangat penting dalam mewujudkan RITEX sebagai agenda pariwisata berskala internasional yang mampu memberikan dampak nyata bagi daerah.
“RITEX 2026 tidak hanya menjadi ruang pertemuan bisnis antara buyer dan seller, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya, destinasi wisata, kuliner, serta keramahtamahan masyarakat Riau kepada dunia. Kami berharap Pemerintah Kota Pekanbaru dapat menjadi mitra strategis dalam menyukseskan kegiatan ini sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh pelaku usaha pariwisata, UMKM, dan masyarakat secara luas,” ujar Fitriani.
Ia menambahkan bahwa RITEX 2026 ditargetkan menghadirkan buyer dan seller dari berbagai daerah di Indonesia serta beberapa negara tetangga, sehingga menjadi peluang besar bagi Pekanbaru untuk memperkuat posisinya sebagai gerbang pariwisata dan pusat kegiatan MICE di Provinsi Riau.
Melalui audiensi ini, DPD ASITA Riau berharap terjalin kerja sama yang semakin erat antara pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata dalam mempersiapkan RITEX 2026 sebagai ajang promosi dan pemasaran pariwisata bertaraf internasional.
RITEX 2026 akan mengusung semangat “Connecting Riau to Global Tourism with Culture, Nature, and Partnership”, dengan menghadirkan pelaku industri pariwisata, buyer, seller, media, serta pemangku kepentingan dari berbagai daerah dan negara untuk membangun jejaring dan peluang bisnis pariwisata yang lebih luas.






























