
RIAUMAG13—-Fabio Quartararo menyongsong MotoGP 2026 dengan satu tuntutan kepada Monster Energy Yamaha, yakni motor yang kompetitif. Setelah 3,5 tahun puasa kemenangan, pembalap asal Prancis itu menginginkan perubahan nyata dari pabrikan Garpu Tala.
Quartararo dan Yamaha sama-sama belum menang lagi sejak MotoGP Jerman 2022 di Sirkuit Sachsenring. Itu sekaligus kemenangan terakhir bagi YZR-M1 bermesin inline-4. Sebab, M1 resmi akan beralih ke mesin V4 pada 2026, mengikuti jejak Ducati, Aprilia, KTM, dan Honda.
Sang juara dunia MotoGP 2021 mensinyalir kesabarannya mulai habis, karena telah melewati periode panjang yang penuh kesulitan bersama Yamaha. Atas alasan ini, ia berharap musim baru bisa membuka lembaran berbeda dalam perjalanan kariernya.
Dalam tes pascamusim di Valencia, Spanyol, pada 18 November 2025 lalu, Quartararo menjadi rider Yamaha terbaik, tetapi hanya menduduki posisi 15 dengan catatan 1’29,927 detik. Ia tertinggal 0,554 detik dari rider tercepat, Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia).
Ini bukti Quartararo belum merasakan progres besar dari mesin V4. “Soal Valencia, saya tahu motornya masih belum sepenuhnya siap. Februari nanti di Sepang, motornya hampir jadi versi yang akan kami pakai balapan. Saya rasa sangat penting untuk punya apa yang saya inginkan di tes Sepang,” tutupnya.
‘El Diablo’ diperkirakan akan kembali turun lintasan dalam tes shakedown di Sepang, Malaysia, pada 29-31 Januari 2025, mengingat Yamaha sebagai konstruktor Kategori C aturan konsesi MotoGP diizinkan untuk mengikuti tes shakedown sebelum berpartisipasi di tes pramusim.




























