
RIAUMAG13—-Media asal Uzbekistan mengungkapkan alasan di balik gagalnya proses negosiasi Timur Kapadze sebagai kandidat pelatih Timnas Indonesia dan akhirnya memilih untuk menakhodai klub lokal, Navbahor.
Menurut laporan media setempat, Upl Uz, kabar merapatnya Timur Kapadze untuk melatih Timnas Indonesia sempat ramai dibicarakan, terutama setelah eks juru taktik Timnas Uzbekistan itu mengunjungi Jakarta beberapa waktu lalu.
Akan tetapi, negosiasi tersebut akhirnya batal mencapai kesepakatan.
“Sebelumnya, dilaporkan bahwa Kapadze bisa menjadi pelatih tim nasional Indonesia. Pelatih tersebut bahkan sempat berkunjung ke Jakarta,” bunyi laporan Upl Uz seperti dikutip pada Kamis (4-12-2025).
Lantas, apa yang membuat negosiasi PSSI dan Kapadze gagal?
Media tersebut menengarai karena PSSI mengajukan proposal kepada Kapadze untuk mengasuh tim Olimpiade atau timnas U-23. Namun, pelatih berusia 44 tahun itu
Dapat Pekerjaan Baru
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5413765/original/061727600_1763194721-Timur_Kapadze-4.jpg)
Selama periode tersebut, tim nasional Uzbekistan mencetak total 13 gol dan hanya kebobolan 5 gol. Dengan rata-rata 2,25 poin per pertandingan, tim tampil baik dengan raihan 18 poin. (AFP/KARIM JAAFAR)
Nama Timur Kapadze sempat dirumorkan bakal membesut Timnas Indonesia. Bahkan kedatangannya ke Jakarta dua pekan lalu, menjadi sinyal ia akan menjadi nakhoda baru skuad Garuda meneruskan tugas Patrick Kluivert.
Namun, semua itu langsung terjawab bahwa Timur Kapadze bukanlah pelatih baru Timnas Indonesia. Sebab, ia akhirnya diumumkan sebagai juru taktik baru klub Uzbekistan, Navbahor, Senin (1-12-2025) malam.
FC Navbahor telah merilis penunjukan Timur Kapadze sebagai arsitek untuk menggantikan Sergey Lushan.
Kabar ini tentu sangat mengejutkan bagi sebagian orang, terutama yang menganggap Timur Kapadze sebagai kandidat pelatih yang tepat untuk melatih Timnas Indonesia.
Hal itu terutama karena keberhasilannya membawa Timnas Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kali dalam sejarah sebelum posisinya di kursi pelatih kepala digantikan Fabio Cannavaro.





























