
RIAUMAG13—-Proses tender untuk menjadi sponsor apparel baru Timnas Indonesia sudah dilangsungkan. PSSI pun akan mengumumkan siapa pemenang tender tersebut dalam waktu dekat ini.
Proses tender tersebut dilakukan pada Juni 2025. Saat itu ada banyak merek lokal mau pun internasional yang berlomba untuk menjadi sponsor apparel baru Timnas Indonesia.
Managing Director PT GSI, Marsal Irwan Masita, mengklaim proses tender itu berjalan dengan baik dan adil. Menurutnya, semua brand memiliki kesempatan yang sama.
Lancar, proses tender diikuti oleh hampir semua manufactur internasional. Jadi fair dong ya, semua ikut melawan local company yang mungkin teman-teman sudah tahu, karena kan dua terakhir juga lokal,” kata Managing Director PT GSI, Marsal Irwan Masita,
Harus Maksimal
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,425,20,0)/kly-media-production/medias/4926134/original/021964600_1724405017-20240823BL_Penandatanganan_Kerja_Sama_GSI_dan_Mandiri_12.JPG)
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi (kiri), Direktur PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) Marsal Masita, dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir berfoto bersama dalam acara penandatanganan kerjasama antara Bank Mandiri dan PSSI di Plaza Mandiri, Senayan, Jakarta, Jumat (23/08/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Lebih lanjut, Marsal Masita menyebut saat ini PSSI memang harus lebih maksimal dalam mengupayakan pendanaan untuk Timnas Indonesia. Terutama setelah tidak lagi bisa mengandalkan APBN.
“Kami sudah tidak bisa dapat APBN, jadi harus mengandalkan pure revenue komersial; ya dari sponsorship, media rights, ticketing,” tutur Marsal.
“Tidak ada lagi sumbangan APBN, jadi harus berjuang keras untuk mendapat partner baru, mendapat kepercayaan sponsor, buat IP baru yang bisa dimonetisasi,” tandasnya.































