Tokoh dan Masyarakat Riau Gelar Aksi Damai di New Paragon, Tolak Dugaan Aktivitas LGBT
RIAUMAG.COM , PEKANBARU —–Beredarnya sebuah video yang diduga menampilkan pesta kaum LGBT di New Paragon menimbulkan keresahan luas di tengah masyarakat Riau. Peristiwa tersebut dinilai bertentangan dengan nilai agama serta adat istiadat yang dijunjung tinggi di Negeri Melayu Lancang Kuning.
Salah satu tokoh yang menyoroti persoalan ini adalah Ustadz Doni Putra, Lc, ustadz muda Riau. Ia menyampaikan bahwa masyarakat merasa terpanggil untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka demi menjaga marwah agama dan budaya Melayu.
Sebagai bentuk respons, pada Selasa, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga menggelar aksi damai di depan New Paragon. Massa menuntut agar tempat tersebut ditutup dan disegel, menyusul dugaan aktivitas yang dinilai melanggar norma dan nilai yang berlaku di Riau.
Aksi berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga 22.15 WIB. Sepanjang kegiatan, massa menyampaikan aspirasi secara terbuka dan tertib. Namun demikian, sempat terjadi ketegangan antara massa aksi dan aparat keamanan di lokasi.
Ketegangan muncul karena sebagian peserta aksi menilai sikap aparat terkesan berpihak kepada pengelola New Paragon. Massa mempertanyakan kehadiran aparat bersenjata lengkap di lokasi, yang menurut mereka seharusnya hadir untuk mengamankan dan melindungi aspirasi masyarakat.
“Padahal telah ada instruksi dari Wali Kota agar lokasi tersebut disegel malam itu juga,” ungkap salah satu perwakilan massa aksi.
Hingga aksi berakhir, masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat bertindak tegas, transparan, serta konsisten dalam menegakkan aturan, demi menjaga ketertiban umum serta nilai-nilai agama dan adat yang hidup di tengah masyarakat Riau.
































