RIAUMAG.COM ———Polemik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali menjadi sorotan publik. Menanggapi isu tersebut, Jokowi menegaskan bahwa pihak yang melontarkan tuduhanlah yang seharusnya membuktikan, bukan sebaliknya.
“Yang menuduh itu yang membuktikan, bukan saya disuruh menunjukkan. Jangan dibalik-balik,” tegas Jokowi kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).
Pernyataan ini disampaikan di tengah langkah hukum yang ditempuh oleh Jusuf Kalla yang melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Laporan tersebut terkait tudingan yang menyebut JK sebagai pendana polemik ijazah Jokowi.
Jokowi pun menyambut baik langkah hukum tersebut dan memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh. Ia menekankan bahwa semua pihak sebaiknya menghormati dan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.
Di sisi lain, Jusuf Kalla ранее menyampaikan bahwa polemik ini sebenarnya bisa diselesaikan dengan langkah sederhana, yakni dengan menunjukkan ijazah asli ke publik. Menurutnya, persoalan yang sudah berlangsung selama beberapa tahun ini telah menimbulkan keresahan dan perpecahan di masyarakat.
Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana proses hukum akan berjalan serta apakah polemik panjang ini akan segera menemukan titik terang.
Sumber: Liputan6































