RIAUMAG.COM , PEKANBARU———-DPD ASITA Riau bersama Asosiasi Homestay Malaysia sukses menyelenggarakan Homestay Tourism Showcase (HOTAS) 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan Business to Business (B2B), Tourism Presentation, dan MoU Signing Ceremony di Pekanbaru, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama industri pariwisata Indonesia dan Malaysia melalui pengembangan paket wisata, promosi bersama, pertukaran wisatawan, serta peningkatan kualitas layanan pariwisata berbasis komunitas.
Hadir dalam kegiatan tersebut Presiden Asosiasi Homestay Malaysia, Dato’ Haji Sahariman bin Haji Hamdan, Ketua DPD ASITA Riau Dede Firmansyah, Kabid Promosi Pemasaran dan Ekonomi Kreatif di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Muhammad Ihsan pelaku industri pariwisata dari kedua negara, serta mitra strategis sektor kepariwisataan.
Ketua DPD ASITA Riau, Dede Firmansyah, mengatakan HOTAS 2026 bukan sekadar ajang promosi, tetapi menjadi langkah nyata membangun kemitraan bisnis yang berkelanjutan melalui forum Business to Business (B2B).
“Melalui HOTAS 2026, kami ingin membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara pelaku industri Indonesia dan Malaysia. Kami berharap semakin banyak paket wisata bersama yang lahir, sehingga arus kunjungan wisatawan kedua negara terus meningkat,” ujar Dede.
Menurutnya, Riau memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Karena itu, kolaborasi lintas negara harus terus diperkuat agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata.
Presiden Asosiasi Homestay Malaysia, Dato’ Haji Sahariman bin Haji Hamdan, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan di Pekanbaru. Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus berkembang melalui berbagai program bersama di masa mendatang.
“Hubungan Malaysia dan Indonesia adalah hubungan serumpun. Kami berharap kerja sama ini semakin erat sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan memperkuat pariwisata berbasis masyarakat di kedua negara,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, di Wakili oleh Muhammad Ihsan
Kabid Promosi Pemasaran dan Ekonomi Kreatif di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mendukung berbagai bentuk kolaborasi internasional yang dapat meningkatkan daya saing pariwisata daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, asosiasi, pelaku usaha, komunitas homestay, dan mitra internasional menjadi modal penting untuk menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu destinasi unggulan kawasan Melayu di ASEAN.
Puncak kegiatan HOTAS 2026 ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
ASITA Riau optimistis hasil dari HOTAS 2026 akan melahirkan berbagai program konkret, mulai dari penyusunan paket wisata lintas negara, promosi destinasi secara bersama, peningkatan kapasitas pelaku industri, hingga pertukaran wisatawan yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui semangat kolaborasi ini, ASITA Riau mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjadikan Riau dan Pekanbaru sebagai gerbang utama pariwisata Melayu yang kompetitif, berkelas internasional, dan siap menyambut berbagai agenda besar menuju Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-243 pada tahun 2027.





























