RIAUMAG.COM ,BANDUNG
Hijrah adalah momen spesial yang dipilih untuk mengawali tahun qomariah, sehingga di kenal dengan sebutan tahun hijriyyah.
Artinya, perubahan atau hijrah adalah momen terbaik yang menandai perubahan waktu dari mulai perubahan milidetik hingga perubahan tahun, peruhahan dekade, abad dan selanjutnya.
Sehingga, hal terpenting atas pergantian waktu adalah bagaimana perubahan bisa dilakukan dan terus bisa dilakukan sejalan dengan pergantian waktu demi waktu.
Ada 2 syarat utama bagaimana perubahan bisa dilakukan:
- Ada tujuan.
- Ada yang ditinggalkan.
Tujuan biasanya semua dimiliki dalam bentuk harapan, keinginan, target bahkan mimpi dan cita-cita hidup yang dimiliki. Ada doa dan hajat hidup adalah tujuan yang menjadi syarat pertama hijrah kehidupan. Tanpanya tidak akan ada pergerakan, bahkan mungkin ciri hidup pun sudah tidak lagi dimiliki.
Namun ternyata, hal penting lainnya adalah syarat kedua. Hijrah atau perubahan akan lahir jika ada kesiapan untuk meninggalkan sesuatu. Cirinya adalah kesiapan untuk menjauhi segala hal yang menghambat tujuan bisa didapatkan.
Kedua syarat ini saling menentukan. Tujuan bisa turun apabila kesiapan meninggalkan juga mengalami penurunan. Sebaliknya kesiapan meninggalkan sesuatu bisa melemah apabila tujuan pun tidak lagi kuat dimiliki.
Memenuhi kedua syarat inilah perjuangan atas perubahan itu. Bahkan kedua syarat itulah perubahan itu sendiri. Perlu energi dan komitmen kuat. Dasar keyakinan, dan kesiapan memperjuangkan. Sehingga wajar perjalanan hijrah didampingi oleh iman dan perjuangan.
“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.”(QS At Taubah [9]:20).
Pantas, siapapun akan gagal dalam perubahan apabila iman dan kesiapan berjuang (jihad) tidak dimiliki. Sebaliknya, siapapun akan berhasil dalam hijrah saat memiliki iman dan siap memperjuangkan perubahan itu.
Itulah mereka yang ditinggikan derajatnya di sisiNya dan itulah yang mendapat kemenangan.
Semoga pergantian waktu disertai perubahan demi perubahan yang menjadikan kita mendapatkan janji Allah :
“Dan barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan di bumi ini tempat hijrah yang luas dan (rezeki) yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh, pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS an-Nisa [4]: 100).
Selamat Tahun Baru 1447H
InsyAllah perubahan kita mendapatkan kemenangan.
–@AM.Nasrulloh–






















