RIAUMAG.COM , JAKARTA – Nilai tukar rupiah kemungkinan akan melemah lagi terhadap dolar AS hari ini. Pada Selasa kemarin, rupiah sudah melemah 0,41 persen (62 poin) ke posisi Rp15.268 per dolar AS.
“Rupiah kemungkinan melemah karena Indeks dolar AS bergerak menguat pagi ini. Indeks dolar AS sudah berada di kisaran 101,75, sedangkan sebelumnya di kisaran 101,25,” kata Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, Rabu (3/10/2024).
Menurut Ariston, penguatan dolar AS karena efek konflik Timur Tengah yang makin tinggi tensinya. Iran melancarkan operasi militer ‘True Promise II’ ke Israel yang membuat pelaku pasar khawatir akan meluasnya konflik.
“Di sisi lain, pelaku pasar masih menunggu sinyal baru dari data ekonomi Amerika Serikat (AS). Termasuk sinyal dari Bank Sentral AS soal kebijakan pemangkasan suku bunga lanjutan,” ujarnya.
Ariston memperkirakan rupiah bisa melemah ke posisi Rp15.300-15.330 hari ini. Sedangkan potensi support rupiah ke kisaran Rp15.240 per dolar AS.
































