
RIAUMAG13—-Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, masih melihat peluang untuk membawa Mahesa Jenar lolos dari ancaman degradasi Pegadaian Championship 2025/2026. Dia juga menyebut soal rencana merekrut pemain baru di bursa transfer.
Masa depan PSIS Semarang bersama Jafri Sastra memang mulai memunculkan harapan baru, terutama setelah berhasil mengamankan kemenangan pertama musim ini atas Persiba Balikpapan dengan skor 1-0 pada pekan ke-12.
Bagi pelatih berusia 60 tahun itu, Mahesa Jenar tetap punya peluang yang terbuka untuk bertahan di kasta kedua. Dia juga menyinggung soal kesempatan merekrut pemain baru pada bursa transfer yang akan dibuka pada Januari 2026.
Advertisement
“Peluang bagi PSIS Semarang untuk bisa lolos dari degradasi masih terbuka lebar. Masih banyak pertandingan yang harus kami hadapi hingga akhir musim ini,” ujar juru taktik asal Padang, Sumatera Barat tersebut.
“Apalagi, setelah ini, akan ada jendela transfer yang akan dibuka. Selain itu, setelah laga melawan Persiba, ada jeda waktu senggang untuk mempersiapkan diri hingga Desember mendatang,” imbuhnya.
Maksimalkan Jeda Sebulan
Setelah mendampingi PSIS pada laga debutnya saat menghadapi Persiba, Jafri Sastra kini memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa Mahesa Jenar karena kompetisi bakal mengalami jeda selama sebulan.
PSIS dijadwalkan kembali bertanding dalam duel pekan ke-13 kontra Barito Putera pada 27 Desember 2025. Selama masa jeda ini, dia akan berdiskusi dengan manajemen untuk memaksimalkan langkah perbaikan yang bisa dilakukan.
“Sebagai seorang pelatih, ketika diberi amanah dan mandat untuk memperbaiki sebuah tim, tentu saya akan bekerja keras. Para pemain di tim ini juga sudah bekerja keras,” ujar pelatih berlisensi AFC Pro itu.
“Untuk nanti ke depannya, apalagi akan ada jeda selama satu bulan, ada banyak yang akan kami bicarakan dengan manajemen terkait apa saja yang harus kami persiapkan untuk menghadapi laga berikutnya,” tambahnya.































