
RIAUMAG13 —–yang dibela bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes menelan kekalahan telak dari Inter Milan dalam lanjutan pekan ke-24 Serie A 2025/2026.
Bermain di kandang sendiri Mapei Stadium, Sassuolo diberondong lima gol tanpa balas oleh Nerazzurri, Senin (9/2/2026) dini hari WIB.
Yann Aurel Bisseck sudah berhasil menjebol gawang Sassuolo saat laga berjalan 11 menit. Disusul gol dari Marcus Thuram. Gol-gol dari Lautaro Martinez, Manuel Akanji, dan Luis Henrique memastikan kemenangan Inter Milan.
Jadi Bahan Evaluasi
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496699/original/041911600_1770589990-000_96LN2RG.jpg)
Bek Sassuolo asal Indonesia, Jay Idzes, berduel memperebutkan bola dengan penyerang Inter Milan asal Prancis bernomor 9, Marcus Thuram, dalam pertandingan Serie A Italia antara Sassuolo dan Inter Milan di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Italia, pada 8 Februari 2026. (Piero CRUCIATTI / AFP)
Kekalahan ini membuat Sassuolo turun ke posisi 11 dengan nilai 29. Sementara Inter semakin kukuh di pucuk klasemen dengan 58 angka.
Usai pertandingan, pelatih Sassuolo, Fabio Grosso tak terlalu kecewa melihat timnya kalah telak dari Inter. Ia mengakui Inter telah menunjukkan kekuatan besar dan membuat timnya juga memiliki banyak kelemahan.
“Ketika harus menghadapi tim sekaliber Inter, mereka akan mengekspos kelemahan Anda. Di babak pertama, saya pikir kami bahkan kalah karena Anda harus tahu kapan harus bermain. Anda tidak bisa bermain seperti ini selama 90 menit, Anda harus memahami momen-momennya,” ujar Grosso dalam sesi konferensi pers.
“Ini semua adalah hal-hal penting yang menjadi ciri tim yang telah matang, sebuah perjalanan panjang, dan semua hal itu akan kami tingkatkan,” lanjut Grosso.
Masih Normal
Kekalahan dari Inter Milan, membuat Sassuolo kembali akrab dengan kekalahan. Sebelumnya, tim berjulukan Neroverdi berhasil membungkus dua kemenangan beruntun, setelah selama 7 laga tak pernah menang.
Dengan bertengger di papan tengah, Grosso yakin timnya punya masa depan cerah. Minimal menjaga kans untuk tetap bertahan di Serie A pada akhir musim. Setelah dipermak Inter, selanjutnya I Neroverdi akan menantang Udinese akhir pekan nanti.
“Kami harus mengakui realitas tim yang baru promosi menghadapi liga yang sangat kuat, dan sebagai tim yang baru promosi, kita tahu betapa sulitnya untuk kembali ke liga ini. Saya tetap berpegang pada apa yang telah kita lakukan sejauh ini di liga yang sulit karena, bagaimanapun, ada tim yang seharusnya tidak berada di sini tetapi ada, dan kita perlu mengejar tujuan kita dengan memahami dari mana kita berasal dan ke mana kita ingin pergi,” tandas Grosso.




























