Minggu, Juni 21, 2026
  • Shop
  • My Account
    • Cart
    • Checkout
  • Company Profile
  • Login
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Bisnis
    • Budaya
    • DAERAH
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Musik
    • Nasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • POLITIK
    • REGIONAL
    • Sosial
    • Wisata
    Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner

    Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner

    Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

    Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

    Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031

    Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031

    ASITA Riau Audiensi dengan Grand Jatra Hotel Pekanbaru, Bahas Partisipasi sebagai Seller di RITEX 2026

    MDTA Purwana Gelar Khataman Al-Qur’an, Diiringi Pawai Kompang Keliling Kampung

    MDTA Purwana Gelar Khataman Al-Qur’an, Diiringi Pawai Kompang Keliling Kampung

    PERSATUAN KEPALA DUSUN SELURUH INDONESIA AJAK 340.000 KADUS GELAR “HIJRAH DUSUN” SAMBUT 1 MUHARRAM 1448 H / 2026 M

    PERSATUAN KEPALA DUSUN SELURUH INDONESIA AJAK 340.000 KADUS GELAR “HIJRAH DUSUN” SAMBUT 1 MUHARRAM 1448 H / 2026 M

    Setelah Vakum 5 tahun, Persokes & SKM RW 05 Kec. Limapuluh Sukses Gelar Tabligh Akbar

    Setelah Vakum 5 tahun, Persokes & SKM RW 05 Kec. Limapuluh Sukses Gelar Tabligh Akbar

    FKMM Kec. Limapuluh Kota Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar Sambut 1 Muharram 1448

    FKMM Kec. Limapuluh Kota Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar Sambut 1 Muharram 1448

    Dukung Sembako Murah Untuk Warganya, DPW IKM Riau Adakan MOU Dengan BUMD Pangan PT Pangan Riau Bertuah

    Dukung Sembako Murah Untuk Warganya, DPW IKM Riau Adakan MOU Dengan BUMD Pangan PT Pangan Riau Bertuah

  • Travel News
    • All
    • Bisnis
    • Budaya
    • DAERAH
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Musik
    • Nasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • POLITIK
    • REGIONAL
    • Sosial
    • Wisata
    Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner

    Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner

    Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

    Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

    Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031

    Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031

    ASITA Riau Audiensi dengan Grand Jatra Hotel Pekanbaru, Bahas Partisipasi sebagai Seller di RITEX 2026

    MDTA Purwana Gelar Khataman Al-Qur’an, Diiringi Pawai Kompang Keliling Kampung

    MDTA Purwana Gelar Khataman Al-Qur’an, Diiringi Pawai Kompang Keliling Kampung

    PERSATUAN KEPALA DUSUN SELURUH INDONESIA AJAK 340.000 KADUS GELAR “HIJRAH DUSUN” SAMBUT 1 MUHARRAM 1448 H / 2026 M

    PERSATUAN KEPALA DUSUN SELURUH INDONESIA AJAK 340.000 KADUS GELAR “HIJRAH DUSUN” SAMBUT 1 MUHARRAM 1448 H / 2026 M

    Trending Tags

    • Backpacker
    • Gear
    • Resources
    • Solo Travel
    • Tips
    • Trip Plan
    • Food
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Riaumag.com
  • Beranda
  • Berita
    • All
    • Bisnis
    • Budaya
    • DAERAH
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Musik
    • Nasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • POLITIK
    • REGIONAL
    • Sosial
    • Wisata
    Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner

    Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner

    Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

    Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

    Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031

    Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031

    ASITA Riau Audiensi dengan Grand Jatra Hotel Pekanbaru, Bahas Partisipasi sebagai Seller di RITEX 2026

    MDTA Purwana Gelar Khataman Al-Qur’an, Diiringi Pawai Kompang Keliling Kampung

    MDTA Purwana Gelar Khataman Al-Qur’an, Diiringi Pawai Kompang Keliling Kampung

    PERSATUAN KEPALA DUSUN SELURUH INDONESIA AJAK 340.000 KADUS GELAR “HIJRAH DUSUN” SAMBUT 1 MUHARRAM 1448 H / 2026 M

    PERSATUAN KEPALA DUSUN SELURUH INDONESIA AJAK 340.000 KADUS GELAR “HIJRAH DUSUN” SAMBUT 1 MUHARRAM 1448 H / 2026 M

    Setelah Vakum 5 tahun, Persokes & SKM RW 05 Kec. Limapuluh Sukses Gelar Tabligh Akbar

    Setelah Vakum 5 tahun, Persokes & SKM RW 05 Kec. Limapuluh Sukses Gelar Tabligh Akbar

    FKMM Kec. Limapuluh Kota Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar Sambut 1 Muharram 1448

    FKMM Kec. Limapuluh Kota Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar Sambut 1 Muharram 1448

    Dukung Sembako Murah Untuk Warganya, DPW IKM Riau Adakan MOU Dengan BUMD Pangan PT Pangan Riau Bertuah

    Dukung Sembako Murah Untuk Warganya, DPW IKM Riau Adakan MOU Dengan BUMD Pangan PT Pangan Riau Bertuah

  • Travel News
    • All
    • Bisnis
    • Budaya
    • DAERAH
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Musik
    • Nasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • POLITIK
    • REGIONAL
    • Sosial
    • Wisata
    Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner

    Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner

    Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

    Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

    Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031

    Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031

    ASITA Riau Audiensi dengan Grand Jatra Hotel Pekanbaru, Bahas Partisipasi sebagai Seller di RITEX 2026

    MDTA Purwana Gelar Khataman Al-Qur’an, Diiringi Pawai Kompang Keliling Kampung

    MDTA Purwana Gelar Khataman Al-Qur’an, Diiringi Pawai Kompang Keliling Kampung

    PERSATUAN KEPALA DUSUN SELURUH INDONESIA AJAK 340.000 KADUS GELAR “HIJRAH DUSUN” SAMBUT 1 MUHARRAM 1448 H / 2026 M

    PERSATUAN KEPALA DUSUN SELURUH INDONESIA AJAK 340.000 KADUS GELAR “HIJRAH DUSUN” SAMBUT 1 MUHARRAM 1448 H / 2026 M

    Trending Tags

    • Backpacker
    • Gear
    • Resources
    • Solo Travel
    • Tips
    • Trip Plan
    • Food
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
No Result
View All Result
Home News Pemerintah

Pulau Rempang : ‘ kami Tidak akan Pindah Meski kami Terkubur di situ ’

by Riaumag
16 September 2023
in Pemerintah, POLITIK
0 0
0
Enggak Cuma Jembatan, Pemprov Kepri Juga Wacanakan Jalan Tol Batam-Bintan, apa ini Tujuannya ?

Pulau Batam - Pulau Bintan | foto : internet

Perwakilan masyarakat dari 16 kampung adat di Pulau Rempang, Kepulauan Riau, menyatakan sikap menolak relokasi “tak akan berubah”, meski pemerintah memberi tenggat waktu pengosongan kawasan tersebut hingga 28 September 2023 demi pembangunan proyek strategis nasional (PSN) Rempang Eco City.

BACAJUGA

Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

17 Juni 2026
Masa Depan Sumatera Dipertaruhkan ! Farhan Abrar Desak RPPLHD Jadi Dasar Tata Ruang Daerah

Masa Depan Sumatera Dipertaruhkan ! Farhan Abrar Desak RPPLHD Jadi Dasar Tata Ruang Daerah

9 Juni 2026
ASPERINDO SE-SUMATERA TOLAK BIAYA BARU KARGO BANDARA

ASPERINDO SE-SUMATERA TOLAK BIAYA BARU KARGO BANDARA

9 Juni 2026
3 Sikap PERKADUSI di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

DPN PERKADUSI Resmi Ditetapkan Sebagai Persatuan Kepala Dusun Seluruh Indonesia

5 Juni 2026

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menganggap penolakan masyarakat Rempang disebabkan “komunikasi yang kurang baik”. Karenanya, dia mengutus Menteri Investasi Bahlil Lahadalia untuk menjelaskan kepada warga.

Kampung Tanjung Banon, Pulau Rempang, Kepulauan Riau© BBC

Sudah berhari-hari, Sobirin, 43, tak pergi melaut untuk mencari nafkah.

“Kami betul-betul takut,” kata nelayan yang tinggal di Kampung Tanjung Banon, Pulau Rempang kepada wartawan Nando Bolean yang melaporkan untuk BBC News Indonesia pada Selasa (12/09).

Bentrokan yang terjadi pada Kamis (7/09) lalu membuat Sobirin kian resah dan khawatir. Ketika itu, petugas dari BP Batam dan aparat mencoba masuk ke kampung-kampung ini untuk mengukur lahan.

“Mau makan apa, istri pun sudah ngomel-ngomel kalau kami ndak kerja. Kalau kami kerja kan, tapi kami tinggalkan [rumah], kata orang-orang kampung mau ada pematok-pematok, jadi ndak jadi kerja, takut,” tuturnya.

“Bukannya kami melarang orang itu, kami enggak melarang, tapi tolonglah jangan dipatok dulu sebelum selesai negosiasinya.”

Kampung Tanjung Banon berada di sisi selatan Pulau Rempang, berjarak sekitar 60 kilometer dari Kota Batam. Seperti Sobirin, mayoritas warga di sini adalah nelayan.

Sobirin menetap di kampung ini sejak 2003, setelah menikah dengan istrinya yang merupakan orang asli Tanjung Banon.

Selama itu pula, Sobirin menggantungkan hidupnya pada laut di sekitarnya yang telah dia kenali.

Ketika mendengar kabar bahwa masyarakat harus direlokasi demi proyek Rempang Eco City, dia mengaku tak bisa membayangkan akan seperti apa hidupnya nanti.

“Nggak akan bisa kita hidup di darat. Kita harus mulai dari nol lagi, nggak tahu tempat kita kerja, enggak akan bisa, malah bisa jadi mati kelaparan dulu. Kita harus memahami laut dulu. Di sini kan kita sudah tahu di mana tempat udang, tempat gonggong, kita tahu di mana yang ada ikannya,” tuturnya.

Sobirin sudah mendengar tawaran ganti rugi rumah dari BP Batam, namun dia enggan mendaftarkan diri.

“Kami nggak mau. Makanya kami memohon, meminta tolong kepada pemimpin-pemimpin kami, janganlah gusur kami,” ujarnya.

Ketakutan yang sama dirasakan oleh Naharuddin, seorang kakek berusia 79 tahun. Dia merasa aspirasi masyarakat tidak didengarkan. Unjuk rasa yang digelar masyarakat untuk menyampaikan aspirasi pada Senin (11/9) di depan Kantor BP Batam pun berujung ricuh.

”Tak ada keadilan terhadap kami, tidak memberi kesempatan bagi kami untuk tinggal di kampung tua ini,” kata Naharuddin.

“Ke mana kami akan dipindahkan? Sedangkan kami nelayan asli kampung tua kan. Sudah begitu lama nenek moyang kami, kuburan-kuburan masih ada, peninggalan-peninggalan nenek moyang kami masih ada,” tuturnya.

Naharuddin, 79, merasa aspirasinya sebagai masyarakat yang terdampak relokasi, tak didengarkan© BBC

Dalam konferensi pers di Batam pada Selasa, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan bahwa warga akan direlokasi ke wilayah Dapur Tiga, Sijantung, di lahan seluas 450 hektare. Di situ, warga dijanjikan akan mendapatkan rumah tipe 45 senilai Rp120 juta.

Rudi menjanjikan “fasilitas yang komprehensif”, mencakup pembangunan rumah bernuansa melayu, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, lapangan bola, dermaga dan peningkatan infrastruktur jalan.

“Termasuk listrik akan kita masukkan permanen, tidak seperti sekarang. Hidup jam enam, mati jam enam. Jadi hidup 24 jam dari PLN sendiri,” kata Rudi.

Namun pembangunan hunian tahap pertama dari rencana itu ditargetkan baru rampung pada Agustus 2024. Sementara itu, BP Batam menawarkan bantuan sewa rumah, uang tunggu, atau rusun untuk warga yang direlokasi.

BP Batam mengatakan setiap orang dalam satu keluarga akan mendapat biaya hidup sebesar Rp1,2 juta. Selain itu, setiap keluarga juga akan menerima biaya sewa hunian sebesar Rp1,2 juta.

“Kita sudah sepakat sebetulnya dari pusat sampai ke daerah, mudah-mudahan masyarakat bisa terima dengan baik. Kalau tidak, kami buka ruang untuk berdialog dengan kami,” kata Rudi.

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastruty Sirait, mengeklaim bahwa “sudah ada” masyarakat yang mendaftarkan diri dan menerima tawaran tersebut. Namun dia enggan merinci berapa banyak masyarakat yang mendaftar dengan alasan “konfidensial”.

Tetapi bagi Naharuddin, tawaran itu tidak cukup menenangkan hatinya yang menolak untuk direlokasi.

“Di mana-mana penggusuran itu pasti lahan masyarakat sudah disiapkan, sudah jadi bangunan, baru masyarakat pindah,” kata dia.

Dia mengatakan bahwa masyarakat setempat bukannya menolak pembangunan, namun mereka menolak direlokasi.

“Silakan membangun sebesar Pulau Rempang, tapi penduduk kami, hampir dua abad sudah terbangun di kampung kami, kami ndak mau dipindah. Biarlah kami tetap di sini. Mereka mau bangun proyek apapun, bangunlah, tapi jangan usir dari tempat kami,” kata Naharuddin.

‘Sikap masyarakat tidak akan berubah’

Juru bicara Kekerabatan Masyarakat Adat Tempatan (KERAMAT) Pulau Rempang, Suardi, mengatakan “akan mempertahankan marwah” kampung-kampung mereka terlepas dari apa pun yang dilakukan pemerintah.

Kampung-kampung itu didirikan oleh nenek moyang mereka sejak 1843.

“Kami tidak akan mau pindah meskipun kami terkubur di situ. Karena dengan cara apa pun, itu tanah ulayat yang menjadi tanggung jawab kami untuk menjaganya,” kata Suardi menanggapi pertanyaan BBC News Indonesia mengenai tenggat waktu yang diberikan pemerintah, dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (12/9).

Dia juga mempertanyakan klaim BP Batam yang menyebut bahwa sudah ada warga yang setuju dan menerima tawaran ganti rugi rumah.

“Apakah itu mereka dapat dari aparat yang menyisir dari rumah ke rumah melewati proses sosialisasi? Kalau dilakukan oleh oknum aparat, sehingga mendapat persetujuan, menurut saya masyarakat hanya ketakutan,” kata dia.

Menurut Suardi, masyarakat dari 16 kampung tua justru menitipkan perjuangan kepada dirinya untuk mempertahankan agar mereka tidak direlokasi.

Dia mengatakan sikap masyarakat “tidak akan berubah walaupun kemungkinan buruk terjadi”.

“Jika memang kami ditakdirkan mati di tangan pemerintah, kami sudah ikhlas, karena itu akan jadi catatan sejarah buat kami bangsa Melayu yang berada di Pulau Rempang,” katanya.

‘Anak-anak banyak tak mau sekolah’

Eskalasi situasi selama sepekan terakhir, menurut Suardi, membuat masyarakat ketakutan bahkan trauma pasca-penembakan gas air mata yang terjadi hingga di sekolah-sekolah pada 7 September.

Sehari pasca-bentrokan, Dinas Pendidikan Kota Batam menerbitkan surat untuk menghentikan sementara proses pembelajaran di sekolah.

Suardi (tengah) menyatakan sikapnya, sebagai perwakilan masyarakat dari 16 kampung adat, “tak akan berubah” untuk menolak relokasi© BBC

Tak hanya itu, Suardi mengatakan banyak anak-anak takut pergi sekolah atau dilarang orang tuanya pergi ke sekolah karena khawatir dengan keamanan mereka.

“Saya punya cucu kelas 1 SD, disuruh mamanya sekolah tidak mau lagi, dia takut ditembak. Alasannya, dia masih mau hidup. Ini yang saya rasakan.. miris, sedih, melihat kejadian itu,” kata Suardi.

Selain itu, polisi juga mendirikan posko-posko di wilayah Pulau Rempang.

Direktur Walhi Nasional, Zenzi Suhadi, mengatakan bahwa langkah itu justru membuat warga kian ketakutan.

Untuk membuat situasi kondusif, Zenzi mengatakan langkah-langkah yang berkaitan dengan proyek ini harus dihentikan dan aparat harus ditarik.

“Kami meminta Kapolri untuk menarik seluruh personil polisi dari Rempang dan Galang,” kata Zenzi.

Menanggapi permintaan itu, Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Riau, Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan bahwa pembentukan posko-posko itu dilakukan setelah masyarakat memblokir jalan menuju Pulau Rempang dan Galang.

Dia mengeklaim posko yang didirikan adalah “posko kesehatan”.

“Ini untuk mendekatkan rasa kemanusiaan Polri dengan masyarakat Rempang. Kan pasca-kejadian orang pastri trauma dong. Dalam kesempatan ini, kalau ada tindakan Polri yang membuat masyarakat tidak nyaman, kami mohon maaf,” kata Pandra ketika ditanya alasan polisi mendirikan posko-posko tersebut.

Sementara itu, polisi juga telah menangkap 43 orang dalam unjuk rasa yang berujung ricuh pada Senin (11/9) karena “diduga melawan petugas dan berbuat anarkis”.

Sebelumnya, delapan orang juga telah ditangkap dalam kericuhan yang terjadi pada 7 September. Unjuk rasa pada Senin, salah satunya menuntut agar mereka yang ditangkap dibebaskan.

Namun Pandra mengatakan bahwa kasus hukum mereka “tetap berlanjut” dan yang dilakukan polisi hanyalah penangguhan penahanan.

“Penangguhan penahanan itu tidak membatalkan unsur pidana yang disangkakan, dengan jaminan mereka bisa mengajak kelompoknya agar tidak turun ke jalan, apalagi sampai terulang aksi anarkis tanggal 7,” jelas Pandra.

“Tapi kalau sampai ditemukan di kelompok mereka itu tetap memprovokasi dan menyerang petugas, bahkan akan lebih banyak lagi yang kami tahan.”

Presiden utus Menteri Bahlil

Menanggapi bentrokan yang terjadi di Rempang, Presiden Jokowi mengatakan hal itu karena “komunikasi yang kurang baik”.

“Saya kira kalau warga diajak bicara, diberikan solusi,” kata Jokowi dikutip dari Detik.com.

Jokowi juga akan mengutus Menteri Bahlil untuk menjelaskan kepada warga terkait proyek strategis nasional ini. Rencananya, Bahlil akan datang ke Kepulauan Riau pada Rabu atau Kamis ini.

Secara terpisah, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengimbau masyarakat “untuk menjaga situasi di Kepulauan Riau tetap kondusif dalam rangka menjamin keberlangsungan investasi”.

Dalam konferensi pers di Batam, Ansar juga meminta masyarakat untuk “tidak mudah terpancing oleh provokasi” dan “isu-isu miring”.

“Kita berdoa semoga Kepri tetap aman dan damai, dapat melanjutkan pengembangan investasi dan dapat membangun provinsi ke depan dan tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri,” kata Ansar.

‘Untuk siapa pembangunan itu?’

Namun para pegiat HAM dan lingkungan mempertanyakan tujuan pembangunan dari proyek investasi senilai Rp381 triliun hingga 2080 yang merupakan kerja sama BP Batam dan PT Makmur Elok Graha (MEG).

“Sebenarnya untuk siapa pembangunan itu? Investasi itu untuk siapa kalau rakyatnya sendiri harus diusir dari tempat itu?” kata Zenzi dari Walhi.

Menurutnya, pemerintah harus transparan terkait perhitungan keuntungan dari investasi itu dan dampak ekonominya bagi masyarakat.

“Jangan-jangan [investasi itu] lebih kecil angkanya dari nilai ekonomi di Rempang itu sendiri. Negara sudah hitung belum ekonomi 7000-an kepala keluarga itu berapa totalnya?” tutur Zenzi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, mengatakan apa yang terjadi di Rempang juga “bukan sekadar relokasi masyarakat”, melainkan “perampasan tanah rakyat” yang dilakukan “secara struktural oleh pemerintah” melalui kerangka PSN.

“Label, judul bahwa apa yang dilakukan di Pulau Rempang itu adalah PSN harus dicabut. Segala upaya yang dilakukan BP Batam yang dibekingi aparat harus dihentikan,” kata dia.

Kasus di Rempang juga menambah daftar panjang konflik agraria yang disebabkan oleh PSN. Menurut catatan KPA, terdapat 35 kasus konflik agraria yang disebabkan oleh pembangunan PSN.

Source: bbc.com/indonesia
Via: msn.com
Tags: Gubernur KepriKepriPemerintah
ShareTweetShareSendSend
Previous Post

Coach Aldo : Maaf Gubernur Riau dan Masyarakat Riau untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024, kami support Provisi lain

Next Post

ini Alasan Kenapa Boarding Pass Pesawat Sebaiknya dicetak

BERITATERKAIT

Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?
Ekonomi

Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

17 Juni 2026
Masa Depan Sumatera Dipertaruhkan ! Farhan Abrar Desak RPPLHD Jadi Dasar Tata Ruang Daerah
Ekonomi

Masa Depan Sumatera Dipertaruhkan ! Farhan Abrar Desak RPPLHD Jadi Dasar Tata Ruang Daerah

9 Juni 2026
ASPERINDO SE-SUMATERA TOLAK BIAYA BARU KARGO BANDARA
Bisnis

ASPERINDO SE-SUMATERA TOLAK BIAYA BARU KARGO BANDARA

9 Juni 2026
3 Sikap PERKADUSI di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
POLITIK

DPN PERKADUSI Resmi Ditetapkan Sebagai Persatuan Kepala Dusun Seluruh Indonesia

5 Juni 2026
PERKADUSI: PANCASILA HARUS TURUN KE DUSUN, KEPALA DUSUN GARDA TERDEPAN PEMBANGUNAN
POLITIK

PERKADUSI: PANCASILA HARUS TURUN KE DUSUN, KEPALA DUSUN GARDA TERDEPAN PEMBANGUNAN

5 Juni 2026
Was Lee Kang-in Erased from the Spotlight? UCL Trophy Ceremony Sparks Racism Debate
Internasional

Was Lee Kang-in Erased from the Spotlight? UCL Trophy Ceremony Sparks Racism Debate

1 Juni 2026
Next Post
ini Alasan Kenapa Boarding Pass Pesawat Sebaiknya dicetak

ini Alasan Kenapa Boarding Pass Pesawat Sebaiknya dicetak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ichfa Zuhri MC Kondang Riau Tutup Usia , Dalam Kecelakaan Jalan Lintas Dayun Perawang – Kapubaten Siak

ichfa Zuhri MC Kondang Riau Tutup Usia , Dalam Kecelakaan Jalan Lintas Dayun Perawang – Kapubaten Siak

26 September 2023
Pemprov Tunggu Jadwal Menteri LHK Untuk Penyelesaian Lahan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang

GRATIS Tiga Pekan, Tol Pekanbaru-Bangkinang Resmi Beroperasi Mulai Hari ini

27 Oktober 2022
Walikota Pekanbaru Tak mau Pakai Mobil BM 1 A ,

Walikota Pekanbaru Tak mau Pakai Mobil BM 1 A ,

4 Maret 2025
ini Prediksi Nama-nama Caleg yang Duduk di Parlemen DPRD Kota Pekanbaru Hasil Pemilu 2024

ini Prediksi Nama-nama Caleg yang Duduk di Parlemen DPRD Kota Pekanbaru Hasil Pemilu 2024

22 Februari 2024
PT Freeport Indonesia Buka Lowongan Kerja 34 Posisi untuk Fresh Graduate

PT Freeport Indonesia Buka Lowongan Kerja 34 Posisi untuk Fresh Graduate

15
Fakultas Studi Islam UMRI Taja PKKMB dan Mastama FSI

Fakultas Studi Islam UMRI Taja PKKMB dan Mastama FSI

3
JNE Pekanbaru Akan Terus Konsisten di Kurir

JNE Pekanbaru Akan Terus Konsisten di Kurir

2
Anggota DPR Usul Anggaran Penyelenggaraan Haji 2021 Direlokasi untuk Kebutuhan Lain

Anggota DPR Usul Anggaran Penyelenggaraan Haji 2021 Direlokasi untuk Kebutuhan Lain

2
Tebar Senyum Bahagia : 40 Anak Disunat Massal Gratis Oleh Relawan Rakyat Bahagia

Tebar Senyum Bahagia : 40 Anak Disunat Massal Gratis Oleh Relawan Rakyat Bahagia

20 Juni 2026
Catatan Jumat : PERUBAHAN, KEMULIAAN, dan KEMENANGAN

Catatan Jumat : PERUBAHAN, KEMULIAAN, dan KEMENANGAN

19 Juni 2026
Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner

Rektor UMRI Akan Terima JMSI Riau Award 2026, Saidul Amin Pemimpin yang Visioner

18 Juni 2026
Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

Rupiah Menantang Dunia, IHSG Melesat: Momentum Kebangkitan Kedaulatan Ekonomi Indonesia?

17 Juni 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Company Profile
Email: riaumag@gmail.com

© 2021 Riaumag.com - Akurat - Lengkap - Berimbang

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Travel News

© 2021 Riaumag.com - Akurat - Lengkap - Berimbang

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In