
RIAUMAG13—-Bukan tim papan atas Bundesliga tetapi klub yang tidak diperhitungkan yang berhasil menyetop catatan kemenangan beruntun Bayern Muenchen di musim 2025-2026.
Muenchen memasuki akhir pekan ini dengan 16 kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Enam belas kemenangan berturut-turut itu menjadi rekor start terbaik yang pernah diukir sebuah klub di 5 liga paling top di Eropa.
Selain 9 laga Bundesliga, tim asuhan Vincent Kompany juga menang terus dalam 2 pertandingan DFB Pokal, 1 laga Piala Super Jerman, dan 4 partai Liga Champions.
Juara Eropa, PSG, ikut menjadi korban Bayern di mana Les Parisiens baru saja dibekuk 1-2 di UCL pada 4 November lalu.
Begitu juga juara dunia, Chelsea, yang dikalahkan Die Roten 1-3 di Liga Champions pada 17 September.
Di kompetisi domestik, rival-rival terkuat tidak ada yang bisa menghentikan Bayern Muenchen.
Tim-tim yang menghuni 4 besar klasemen sudah dihadapi oleh Bayern dan semuanya dikalahkan.
Tetapi yang terjadi di atas lapangan, Die Eisernen malah muncul sebagai klub pertama yang mampu membuat Bayern gagal menang pada musim ini.
Bukan itu saja, tim asuhan Steffen Baumgart bahkan nyaris mengalahkan Bayern Muenchen.
Union Berlin unggul lebih dulu pada menit ke-27 lewat Danilho Doekhi yang kemudian dibalas Luis Diaz berselang 11 menit.
Tujuh menit menjelang waktu normal tercapai, Doekhi kembali menjebol gawang Manuel Neuer.
Pada menit ke-90+3, Harry Kane menyamakan kedudukan dengan sundulan yang meneruskan assist Tom Bischof.
Muenchen selamat dari kekalahan tetapi harus melupakan target menyamai start terbaik di Bundesliga sepanjang sejarah klub.
Pada musim 2015-2016, Bayern pernah mengukir 10 kemenangan beruntun dalam 10 laga pertama.
Tim 2025-2026 gagal menyamai rekor tersebut karena rentetan kemenangan dihentikan Union Berlin di angka 9 laga.
Vincent Kompany selaku pelatih Bayern Muenchen tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
“Kami tidak melakukan cukup baik di babak pertama, kami 1, 2, 3 langkah terlambat,” katanya seperti dikutip dari Bavarian Football Works.
“Kami terlalu banyak kalah dalam perebutan bola kedua.”
“Kami tahu bola mati adalah kekuatan terbesar Union, ini semua tentang detail.”
Dari menit ke-30, saya tidak bisa bilang bahwa tim tampil buruk.”
“Sebuah pertandingan yang sulit tetapi kami sudah menyangka akan seperti ini.”
“Kami tidak sungguh-sungguh tampil buruk tetapi lawan melakukan banyak hal dengan benar,” pungkasnya.






























