
RIAUMAG13—-Pep Guardiola mengakui kesalahan saat Man City dibungkam Bayer Leverkusen di Liga Champions akibat bumerang dari rotasi masif yang dilakukannya.
Manchester City dibuat tak berkutik saat menjamu Bayer Leverkusen pada matchday kelima Liga Champions 2025-2026, Rabu (26/11/2025) dini hari WIB.
Berstatus tuan rumah dengan melakoni laga kandang di Stadion Etihad, Man City dihukum dua gol tanpa balas oleh Leverkusen.
Die Werkself sudah unggul 1-0 di babak pertama berkat gol Alex Grimaldo pada menit ke-23.
Pada paruh kedua, tim tamu berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 berkat gol Patrik Schick di menit ke-54.
Di sisa pertandingan, armada asuhan Pep Guardiola tidak mampu menipiskan jarak maupun menyamakan skor.
Alhasil, Leverkusen mengepak 3 poin penuh di kandang Man City berkat keunggulan 2-0.
Kekalahan tersebut segera direspons bijak oleh Pep Guardiola selaku pelatih The Citizens.
Diakui pelatih berkebangsaan Spanyol itu bahwa rotasi pemain menjadi salah satu alasan timnya kalah.
Perubahan masif yang dilakukan Guardiola justru membawa petaka bagi Man City.
Guardiola beralasan bahwa musim ini masih panjang dan semua pemain yang dimilikinya penting untuk terlibat.
Apalagi setiap 2 atau 3 hari sekali timnya menjalani laga.
“Terlalu banyak perubahan. Apa yang saya katakan, saya selalu percaya pada musim yang panjang, pertandingan setiap dua atau tiga hari, semua orang harus terlibat,” ucap Guardiola, dikutip dari laman resmi klub.
“Mungkin itu terlalu banyak. Melihat hasilnya.”
“Saya pikir mereka bermain dengan tujuan untuk tidak membuat kesalahan dan tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan.”
“Jika Anda berpikir untuk menghindari hukuman bagi tim, Anda tidak bebas atau rileks, tidak hanya dengan bola, tetapi juga tanpa bola.”






























