RIAUMAG.COM , PEKANBARU———Pulau Sumatera mendadak gelap gulita pada Jumat malam setelah terjadi gangguan besar pada sistem transmisi listrik interkoneksi Sumatera. Blackout massal ini membuat jutaan warga panik karena listrik padam hampir bersamaan di sejumlah provinsi.
Gangguan dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 18.44 WIB pada jalur transmisi ekstra tinggi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi. Berdasarkan penjelasan awal PLN, gangguan diduga dipicu cuaca buruk yang memengaruhi jaringan transmisi utama.
Dampaknya langsung terasa luas. Sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah disebut “lepas sinkron”, sehingga memicu pemadaman berantai di berbagai wilayah.
Provinsi yang terdampak antara lain:
- Riau
- Sumatera Utara
- Aceh
- Sumatera Barat
- Jambi
- Lampung
Tak hanya rumah warga yang gelap, blackout ini juga melumpuhkan sejumlah fasilitas umum. Traffic light mati, jaringan internet terganggu, SPBU sempat mengalami antrean panjang, hingga layanan ATM dan perbankan ikut terdampak.
PLN menjelaskan, saat terjadi gangguan besar pada jalur transmisi utama, sistem proteksi otomatis akan menjatuhkan beban untuk mencegah kerusakan lebih parah pada pembangkit maupun jaringan lainnya. Efek domino inilah yang menyebabkan pemadaman meluas dalam waktu singkat.
“Indikasi awal akibat gangguan cuaca pada jaringan transmisi, bukan sabotase,” demikian penjelasan awal dari pihak PLN.
Tim teknis PLN langsung diterjunkan sejak malam untuk melakukan pemulihan bertahap di seluruh wilayah terdampak. Hingga kini proses normalisasi sistem masih terus dilakukan agar pasokan listrik kembali stabil sepenuhnya.
Di media sosial, blackout ini langsung menjadi perbincangan panas. Banyak warga menyebut kejadian tersebut sebagai salah satu pemadaman listrik terbesar di Sumatera dalam beberapa tahun terakhir. Netizen pun ramai mempertanyakan bagaimana satu gangguan transmisi bisa berdampak hingga membuat sebagian besar Sumatera ikut gelap.



























