Riuamag.com— Islam sangat menekankan akan pentingnya kejujuran dalam hidup. Kejujuran tidak hanya terlihat dalam ucapan, tetapi juga dalam perbuatan dan niat yang ikhlas.
Namun, ada bentuk kejujuran yang tidak dibolehkan dalam Islam, yaitu menceritakan perbuatan maksiat atau tindakan tercela yang telah dilakukan. Hal ini sama dengan menyebarkan aib diri sendiri.Bahkan hendaknya setelah melakukan maksiat, yang diperintahkan adalah agar segera menyembunyikan dan menutupi perbuatan tersebut agar orang lain tidak mengetahui atau menirunya. Rasulullah SAW bersabda:
Setiap umatku akan mendapat ampunan, kecuali mujâhirîn atau orang-orang yang berterus terang dalam berbuat dosa.
Berikut merupakan teks khutbah jumat yang dinukil dari laman NU Online. Materi khutbah ditulis oleh Ustadz M. Amiruddin Dardiri, Pengajar di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo.





























