
RIAUMAG13——–Mantan bek Tottenham Hotspur, Sol Campbell, melontarkan pandangan menarik terkait masa depan kursi pelatih di klub London Utara tersebut.
Campbell menyebut bahwa Ruben Amorim, eks manajer Manchester United, bisa menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Thomas Frank yang kini berada di bawah tekanan besar.
Tottenham kembali menelan kekecewaan pada akhir pekan lalu setelah tersingkir dari Piala FA. Bermain di kandang sendiri, Spurs justru kalah 1-2 dari Aston Villa pada laga putaran ketiga. Kekalahan tersebut semakin memperburuk situasi Thomas Frank, yang belakangan mendapat sorotan tajam akibat performa tim yang jauh dari kata memuaskan.
Musim ini berjalan sulit bagi Tottenham. Hingga pekan terkini Liga Inggris, Spurs terpuruk di peringkat ke-14 klasemen sementara Premier League. Selain tersingkir dari Piala FA, mereka juga telah lebih dulu angkat kaki dari EFL Cup, membuat peluang meraih trofi domestik musim ini hampir tertutup. Harapan untuk finis di zona Liga Champions pun dinilai sangat tipis, bahkan nyaris mustahil.
Penuh Tekanan
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445370/original/075918800_1765853335-ruben-amorim-ian-hodgson.jpg)
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (AP Photo/Ian Hodgson)
Ruben Amorim sendiri baru saja dipecat oleh Manchester United sepekan lalu, mengakhiri masa jabatannya yang penuh tekanan di Old Trafford. Meski demikian, reputasinya sebagai pelatih muda dengan filosofi modern dan keberhasilannya di level domestik Portugal membuatnya tetap menjadi sosok yang menarik bagi klub-klub Premier League.
Bagi Tottenham, penunjukan Amorim bisa dianggap sebagai langkah berani sekaligus strategis. Klub membutuhkan arah baru setelah musim yang penuh inkonsistensi, dan pengalaman Amorim menangani tim besar di bawah tekanan diyakini bisa menjadi modal penting.
Baca Juga: Cristian Romero Sindir Manajemen Tottenham: Nongol Pas Klub Lagi Menang Doang!
4 dari 4 halaman
Masa Depan Thomas Frank
Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Tottenham maupun Amorim.
Masa depan Thomas Frank masih belum dipastikan, tetapi tekanan yang terus meningkat membuat spekulasi pergantian pelatih semakin sulit dibendung. Jika performa buruk berlanjut, bukan tidak mungkin Spurs akan segera membuka babak baru, dengan Ruben Amorim sebagai sosok sentralnya.































