
RIAUMAG13 —–– Chelsea kembali menemukan cara untuk menang, meski performa mereka belum sepenuhnya stabil di bawah asuhan Liam Rosenior.
Kerap goyah di lini belakang, The Blues tetap mampu mengamankan hasil positif, sesuatu yang dianggap krusial bagi klub dengan standar setinggi Chelsea.
Laga tandang UCL melawan Napoli menjadi ujian besar. Chelsea sukses melakukan sesuatu yang belum mereka capai dalam lebih dari setahun, yakni menang di markas Napoli, sebuah pencapaian yang memberi konteks penting pada hasil pertandingan ini.
Joao Pedro Jadi Penentu Kemenangan Chelsea

Selebrasi pemain Chelsea merayakan gol Joao Pedro ke gawang Napoli, 29 Januari 2026. (c) AP Photo/Gregorio Borgia
Chelsea sempat unggul lebih dulu lewat penalti Enzo Fernandez. Namun, dua gol balasan Napoli membuat tuan rumah berbalik memimpin, dengan Wesley Fofana disorot karena dinilai kurang maksimal dalam mengawal pertahanan.
Saat situasi terlihat kian rumit dan ancaman laga gugur Liga Champions mulai membayangi, Joao Pedro muncul sebagai pembeda. Penyerang asal Brasil itu mencetak dua gol berkelas untuk membalikkan keadaan.
Gol pertamanya lahir lewat tembakan keras dari jarak jauh setelah melewati beberapa pemain bertahan Napoli. Gol kedua dicetak dengan penyelesaian akurat menggunakan kaki satunya, memastikan kemenangan Chelsea di laga tersebut.































