RIAUMAG.COM , BANDUNG ———
Sedang rame cek khodam, untuk memastikan apakah kita ada “pendamping”nya atau tidak. Sebuah fenomena paradoks era digital yang sepertinya menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk senantiasa mengambil pelajaran.
Bahwa : disadari atau tidak, sejatinya kita ini lemah dan selalu membutuhkan perlindungan.
“Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah.” (QS. An-Nisa : 28).
Sehingga cek khodam dalam ungkapan lain menyatakan : “aku ada yang melindungi ga? Perlu nih!”
Begitulah kita. Lemah dan memerlukan perlindungan. Sehingga seringkali mencari dan meminta perlindungan dengan berbagai cara (bahkan kadang mengorbankan kewarasan dan kebenaran).
Padahal, Allah mengingatkan :
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” (QS. Ali ‘Imran: 173)
Pasca keyakinan ini, apakah yang perlu kita tunjukkan?
Dr. Aidh Al-Qarni pernah mengatakan, “Menyerahkan semua perkara kepada Allah, bertawakal kepada-Nya, percaya sepenuhnya terhadap janji-janji Nya, ridha dengan apa yang dilakukan-Nya, berbaik sangka kepada-Nya, dan menunggu dengan sabar pertolongan dari-Nya, merupakan buah keimanan yang paling agung dan sifat paling mulia dari seorang mukmin. Dan ketika seorang hamba merasa tenang dengan apa yang akan terjadi nanti, dan menggantungkan seluruh permasalahan kehidupan kepada Rabbnya, maka ia akan mendapatkan pengawasan, perlindungan, kecukupan serta bantuan dari Allah.”
Begitulah sejatinya, mari kita ingat akan firmanNya:
“Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu ; Jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu ? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal.” (QS. Ali Imran : 160).
Demikian halnya dengan Rasulullah dan para sahabatnya. Tatkala mendapat ancaman dari segala tantangan dan marabahaya, senantiasa mengucapkan: “Hasbunallah wa ni’mal wakil” (Cukuplah Allah menjadi Penolong kita dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung).
Kita memang senantiasa memerlukan perlindungan. Namun saat menyerahkan segalanya kepada Allah, apakah masih perlu khodam?
–@am.nasrulloh–
(for-riaumag.com)
































