RIAUMAG.COM , BANDUNG——— Kehormatan dalam bertindak dan kebaikan dalam berucap adalah apabila ada kesamaan antara pernyataan dengan kenyataan.
Melempar pernyataan, sejatinya adalah menanam harapan yang harus segera dijawab dengan sebenar-benarnya kenyataan.
Naiknya kualitas dan penghargaan terhadap diri salah satunya dinilai juga oleh kesamaan antara pernyataan dengan harapan, atau kesamaan antara kata dengan fakta. Tanpa itu, semua hanyalah cerita kosong bahkan bisa jadi mengarah dusta. Sehingga, harus terus berusaha keras dalam menjaga kehormatan diri dengan integritas antara kata dengan kenyataan.
——–Setidaknya ada sekian langkah yang dilakukan untuk menjaga kehormatan diri dengan integritas itu.
🎖Muahadah
Adalah saat ikhlas untuk memurnikan seluruh langkah. Memegang komitmen ikhlas adalah kunci sehingga janji bukan basa-basi, sekaligus ungkapan bukanlah hanya sebatas harapan tanpa pelaksanaan. Tepati janji, konsisten pada komitmen.
🎖Mujahadah
Adalah saat lahir kesungguhan untuk mewujudkan harapan, azam dan cita-cita. Memaksimalkan segenap usaha menuju tercapainya target hidup menuju kebaikan. Dengan kesungguhan dipastikan akan dibukakan jalan.
“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. (QS. Al-Ankabut : 69).
🎖MuraqabahAdalah saat melindungi usaha dengan mendekatkan diri kepadaNya.
Memuliakan diri menggapai tujuan hanya akan berhasil bagi mereka yang senantiasa mendekatkan diri kepada pemilik alam.Syekh Abdul Qadir Al-Jailani berkata, “Ikatlah ucapanmu, baik yang lahir maupun yang batin, karena malaikat senantiasa mengontrolmu.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala Maha Mengetahui segala hal di dalam batin.
Bertaubatlah engkau kepada-Nya dan dekatkanlah diri kepada-Nya (bertaqarrub) dengan melaksanakan seluruh perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya”.
🎖Muhasabah
Berikutnya adalah saat senantiasa menghitung dan mengevaluasi setiap pencapaian. Ingat, bahwa yang dituju adalah menyamakan harap dengan kenyataan.
Sehingga, harus senantiasa memantau setiap tahapan proses untuk segera melakukan langkah perbaikan dan antisipasi kekurangan yang ditemukan.——-
Semoga kita mendapatkan kemuliaan dengan menepati apapun yang terucap, serta senantiasa mewujudkan janji menjadi kenyataan yang terjadi.
Saling doakan…
–@am.nasrulloh–
































