RIAUMAG.COM , PEKANBARU———Menteri Kehutanan Republik Indonesia (RI), Raja Juli Antoni kenang sosok almarhum ayah saat ditepuk tepung tawar di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Kamis (24/4/2025).
Raja Juli Antoni usai dilakukan tepuk tepung tawar bersama istri Nurlaili Haniah Kinanggi diminta memberi kata sambutan di podium di depan para datuk-datuk.
Namun Raja Juli Antoni tiba-tiba terdiam. Mukanya berubah menjadi sedih, sesaat kemudian menundukan kepala. Tak lama ia mulai menyampaikan salam dengan terbata-bata.
“Maaf, saya teringat almarhum ayah saya, hal ini membuat saya terharu dan menangis,” ucap Raja Juli Antoni.
Raja Juli Antoni merupakan putra dari Raja Ramli Ibrahim, tokoh masyarakat Riau yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah (PW) Muhammadiyah Riau.
Hari ini, kata Raja Juli Antoni, dia sangat merasa bahagia karena mendapat sambutan dan pujian yang luar biasa dari saudara sekampungnya, Riau.
“Sambutan dan pujian ini menjadi semangat saya untuk berkerja. Sesuai dengan tunjuk ajar seperti disampaikan Ketum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil. Semoga saya bisa menjalankan amanah yang diberikan,” ungkapnya.
Raja Juli Antoni menyebutkan, jika ia akan selalu merindukan Riau, meskipun jiwa dan raganya di rantau orang.
“Jadi, sebagai anak jati Riau saya akan berkerja sebaik mungkin untuk negara dan kampung saya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Raja Juli bercerita bahwa dirinya bisa sampai seperti sekarang ini, karena doa orangtua.
“Almarhum ayah saya, selalu mengajarkan saya agar berkerja keras, komitmen berbuat baik dan belajar atau menuntuk ilmu. Karena dengan ini semua akan membawa perubahan pada nasib kita dan keluarga,” kata Raja Juli Antoni.
Dengan ekonomi keluarga kami yang saat itu pas-pasan, kata Raja Juli Antoni, orangtua mereka bisa berusaha mengantar dia bersama lima saudaranya yang lain bersekolah ke Pulau Jawa.
“Ayah saya mengatakan, jika persoalan makan bentrok dengan pendidikan anak, maka dahulukan persoalan pendidikan anak,” kenangnya



























