
RIAUMAG13—-Pebulu tangkis tunggal putra Malaysia, Leong Jun Hao, masih belum lepas dari hasil kekalahan dini.
Terbaru, Leong kalah secara menyesakkan dari Prannoy H.S (India,) 21-16, 13-21, 21-23 pada babak pertama Kumamoto Masters 2025 di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang Rabu (12/11/2025).
Pada gim pertama, laga sengit sudah terjadi antara kedua pemain hingga skor 5-5.
Leong menjauh, 7-5 yang kembali disamakan Prannoy.
Leong memegang kendali dan memimpin pada interval, 11-7.
Namun, keuletan Prannoy berlanjut setelah mencatat skor imbang, 13-13.
Leong yang bermain lebih agresif menjauh 18-13. Prannoy masih memberi perlawanan, tetapi Leong lebih sigap dan mengunci gim ini menjadi miliknya.
Gim kedua berjalan ketat lagi hingga kedudukan 8-8.
Prannoy lebih sigap mengantisipasi serangan Leong dan melesat 14-12. Leong hanya sempat menambah 1 angka yang dibalas dengan lesatan Prannoy hingga memaksa rubber game digelar.
Pada gim penentuan, pola yang saya terjadi. Kedua pemain saling berbagi angka hingga 14-14.
Prannoy bermain menyerang dan menjauh 18-15.
Leong mengejar ketertinggalan dan menempel poin Prannoy, 19-18.
Peluang didapat Leong setelah menyamakan skor dan berbalik menyentuh match point, 20-19.
Tetapi, Prannoy tidak menyerah begitu saja. Dia dengan gigih menyetarakan kedudukan sehingga penentuan pemenang ditentukan melalu adu setting.
Prannoy yang bermain lebih rapi lalu memenangi gim ini dan membuat Leong belum keluar dari kutukan babak pertama.
Kekalahan pada turnamen kali melanjutkan tren buruknya dalam empat turnamen terakhir yakni Artctic Open, Denmark Open 2025, French Open 2025, dan Hylo Open 2025.
Sejak dikalahkan Alwi Farhan pada Korea Open 2025, Leong selalu kalah pada babak pertama.
Performa Leong sempat disorot legenda bulu tangkis Malaysia, Roslim Hashim.
Pria kelahiran Kuala Lumpur itu sebenarnya dinilai punya peluang melangkah lebih jauh pada turnamen kali ini.
Hashim lantas memberikan kritikan membangun untuk Leong yang disebut kekurangan daya juang.
“Dibandingkan di Odense dan Cesson-Sevigne, peluang untuk melaju lebih jauh terbuka lebih lebar baginya,” ucap Hashim.
Hasil ini membuat tunggal putra Malaysia menyisakan Kok Jing Hong, yang menghentikan perlawanan Kiran George (India).
Kok menang atas George dalam skor 22-20 21-10 dalam 36 menit.
Kemenangan Kok Jing Hong sedikit memberi harapan pada Malaysia di ajang Super 500 ini.
Selain Leong, Justin Hoh, justru sudah tumbang. Murid Kenneth Jonassen yang pernah melatih Viktor Axelsen itu kalah dari wakil tuan rumah, Shogo Ogawa dengan skor 14-21 9-21






















