RIAUMAG.COM , PEKANBARU——Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, Tim Dosen dari Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Riau (UNRI) memberikan hibah mesin pembakar lemang kepada UMKM Rumah Lemang yang terletak di Pekanbaru.
Mesin pembakar lemang ini merupakan hasil karya tugas akhir dari dua mahasiswa D3 Teknik Mesin UNRI, Andika Prayuda dan Galang Prihandoko, yang dibimbing oleh Dosen Muftil Badri, S.T., M.T., dengan judul Pembuatan Alat Pembakar Lemang Tipe Rotary Tertutup.
Pengabdian ini melibatkan sejumlah dosen dari Jurusan Teknik Mesin UNRI, yang terdiri dari: Anggraini Dwi Saputri, S.T., M.Sc. sebagai ketua, Muftil Badri, S.T., M.T., Prof. Dr. Awaludin Martin, S.T., M.T., Feblil Huda, S.T., M.T., Ph.D., Dr. Ir. Dodi Sofyan Arief, S.T., M.T., Dr. Dinni Agustina, S.T., M.T., Dr. Yogie Rinaldy G., S.T., M.T., Ir. Herisiswanto, M.T., Yohanes, S.T., M.T., Syafri, S.T., M.T., Dr. Eng. Ir. Rahmat Iman Mainil, S.T., M.T., dan Ari Andriyas Puji, S.T., M.T.
Kegiatan ini juga didukung oleh para Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) yaitu: Wasilah, S.T., Edy Fitra, S.T., Andi Putra, Amd.,Andri Arif Kesuma, Amd., dan Doni Saputra, Amd.
Mitra dalam kegiatan ini adalah Pak Nurhadi, pemilik UMKM Rumah Lemang yang berlokasi di Pancatunggal, Pekanbaru, yang sebelumnya mengelola produksi lemang secara manual. Melalui pengabdian ini, diharapkan proses produksi lemang bisa dilakukan dengan lebih efisien.
Kegiatan hibah mesin pembakar lemang ini dilaksanakan pada hari Minggu, 28 September 2025, di tempat produksi Rumah Lemang yang terletak di Jl. Eka Tunggal Gg. Panca Tunggal, Tampan, Pekanbaru, Riau. Kehadiran mesin pembakar lemang otomatis diharapkan dapat mempercepat proses produksi dan meningkatkan kapasitas UMKM tersebut dalam memenuhi permintaan pasar.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya kepada UMKM yang bergerak di bidang kuliner tradisional. Dengan menggunakan alat pembakar lemang yang lebih modern dan efisien, diharapkan proses pembuatan lemang yang biasanya memakan waktu lama dan tenaga kerja manual yang cukup besar, kini dapat dipercepat dan lebih efisien.
Selain itu, penggunaan mesin pembakar ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk lemang yang dihasilkan.
Mesin pembakar lemang yang diberikan kepada UMKM Rumah Lemang dilengkapi dengan motor penggerak yang secara otomatis memutar lemang saat proses pembakaran berlangsung.
Dengan sistem ini, kebutuhan tenaga kerja manual dapat dikurangi. Selain itu, alat ini menggunakan desain rotary tertutup yang memungkinkan pembakaran lebih merata.
Panas hanya terfokus pada wadah pembakar lemang, sehingga proses pembakaran menjadi lebih efisien dan cepat tanpa penyebaran panas yang tidak terkontrol. Sistem ini akan menghemat waktu dan tenaga kerja, yang pada gilirannya akan meningkatkan kapasitas produksi Rumah Lemang.
Melalui pengabdian ini, Tim Dosen Teknik Mesin UNRI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas produksi UMKM, khususnya di bidang kuliner tradisional seperti lemang.
Dengan adanya alat pembakar lemang yang lebih efisien, UMKM Rumah Lemang dapat meningkatkan produktivitas dan daya saingnya di pasar yang semakin kompetitif (AP).
































