Riaumag.com , Australia—-Baru dicetak sekitar satu bulan lalu, beberapa uang Rupiah yang baru, sudah saya terima. Mungkin kami disini lebih cepat menerimanya daripada teman-teman di tanah air. Uang kertas.
Ada pecahan dua ribu, lima ribu, dan sepuluh ribu RupiahTadi sore saya terima dari seorang kenalan yang baru saya kenal kemarin sore di Masjid Omar Wollongong.
Saat itu beliau baru dari Sydney. Berasal dari Jakarta dan bekerja sebagai pejabat penting di salah satu lembaga negara yang antara lain bertugas mencetak uang.Meskipun baru kenal kemarin, tapi kami punya setidaknya dua proximiti atau kedekatan emosional.
Pertama, adalah karena unit flats yang saya tempati sekarang di Graduate House UoW, adalah rumahnya dulu sekitar sepuluh tahun lalu. Karena beliau juga alumni UoW.
Kedua, karena istrinya adalah orang Batak yang bermarga Siahaan. Kebetulan di kampung saya di Sipirok, tidak jauh dari rumah kami ada tetangga yang juga bermarga Siahaan. Istrinya berasal dari Balige, sekitar 80 km dari Sipirok.
Tadi abis Jumat, atas saran dari nyonyaku, beliau kami undang ke rumah. Silaturahmi sambil ngobrol-ngobrol tentang berbagai hal.
Sambil ngopi tentunya. Kebetulan minggu lalu saya baru terima kiriman kopi asli Toraja dari seorang teman. Pas pulang, beliau menyerahkan beberapa lembar uang kertas pecahan baru kepada kami. Alhamdulillah.
Wassalam
Ferry Meadow, 16.09.22
(riaumag.com)






























