RIAUMAG.COM , PALEMBANG – Persaingan di klasemen sementara Grup A atau Grup 1 Pegadaian Liga 2 makin seru. PSPS Pekanbaru masih memuncaki klasemen sementara dengan 10 poin. Unggul selisih gol dan head to head dari peringkat kedua, Persikota Tangerang.
Sabtu (12/10/2024) besok, di Grup A digelar dua pertandingan. Yakni Sriwijaya FC vs PSMS Medan dan Persikabo 1973 menjamu FC Bekasi City. Dua laga ini akan sangat berpengaruh terhadap komposisi di klasemen.
PSPS Pekanbaru bisa tergusur dari puncak, jika PSMS Medan yang saat mengantongi 8 poin menang atas tuan rumah Sriwijaya FC.
Demikianjuga dengan FC Bekasi City (8 poin) bila menang di kandang tim juru kunci Persikabo 1973.
PSMS Medan di laga terakhirnya bermain imbang 2-2 di kandang Dejan FC pada Senin (7/10/2024) lalu. Sementara Sriwijaya FC meraih kemenangan pertama dengan skor 5-1 saat menjamu Persikabo 1973. Duel yang bakal seru.
Pasalnya PSMS tengah mmebidik puncak klasemen. Sementara Srwiajaya yang sedang bergairah tak ingin kehilangan poin lagi di kandang. Mereka bakal menajaga konsistensi kemenangan. Apalagi main di kandang sendiri.
Pelatih Kepala PSMS Medan, Nil Maizar, memastikan skuadnya siap tampil menghadapi Sriwijaya FC dalam laga lanjutan penyisihan Grup A Liga 2 musim 2024/2025 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu besok.
Nil Maizar mengusung target curi poin dari Sriwijaya FC, mantan klub yang pernah ditanganinya pada musim 2021 lalu. Optimisme itu diungkapnya saat konferensi pers, Jumat (11/10/2024) atau sehari jelang laga Sriwijaya vs PSMS. Menghadapi Sriwijaya FC, Nil Maizar mengatakan pemain PSMS dalam kondisi fit.
“Alhamdulillah kami sudah sampai di Palembang kemarin dengan selamat. Hari ini, kami juga sudah melakukan official training, dan kondisi pemain dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Pun, dia mengakui, Ayam Kinantan (julukan PSMS) tidak akan tampil full karena ada satu pemain yang akumulasi kartu kuning yaitu Hamzali.
“Hanya satu pemain yang absen karena akumulasi kartu kuning, selebihnya siap bermain dan tidak ada cedera,” sambungnya.
Pelatih berusia 54 tahun itu juga menambahkan bahwa timnya telah melakukan evaluasi terhadap performa Sriwijaya FC dari pertandingan sebelumnya.
“Strategi khusus sudah kami simpulkan, tapi tentu tidak bisa saya beberkan di sini. Yang pasti, kami sudah menganalisis permainan Sriwijaya saat melawan Persikabo, dan sesuai dengan taktik kami, mudah-mudahan semua berjalan lancar besok,” jelasnya.
Nil Maizar mengakui kualitas pemain lawan, terutama pemain asing Sriwijaya FC, yang dianggapnya berbahaya.
“Saya pikir semua pemain Sriwijaya berbahaya, terutama pemain asingnya. Kami sudah berbicara dengan pemain untuk lebih waspada, baik pemain asing maupun lokal yang masuk ke pertahanan kami harus diawasi, ” ucapnya.
Sementara itu, kapten PSMS Medan, Rachmad Hidayat, juga menyatakan kesiapan tim. “Saya dan teman-teman sudah siap, setelah persiapan menghadapi Dejan. Mudah-mudahan besok di pertandingan melawan Sriwijaya, kami bisa dapat poin maksimal,” ungkapnya.
Sekadar informasi, PSMS Medan punya rekor positif pada laga kontra Sriwijaya FC sebelumnya dengan hasil sekali menang dan sekali imbang.
Dari lima pertemuan terakhir kandang/tandanh, PSMS meraih tiga imbang, sekali menang dan sekali kalah.
Nil Maizar sendiri menangani Sriwijaya FC pada musim 2021 dan gagal membawa Laskar Wong Kito untuk promosi ke Liga 1 musim 2022, setelah terhenti di babak 8 Besar.***































