
RIAUMAG13 ——–Didesak UEFA, Friedkin Group Harus Ambil Keputusan soal Kepemilikan Everton dan AS Roma
– Everton menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian akibat tekanan UEFA terkait aturan kepemilikan klub ganda.
Hal ini diungkapkan oleh mantan CEO Everton, Aston Villa, dan Aberdeen, Keith Wyness, yang berbicara eksklusif kepada Football Insider.
UEFA sebelumnya mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan klub-klub mematuhi aturan kepemilikan ganda paling lambat 1 Maret. Everton telah mendapat peringatan setelah Crystal Palace dijatuhkan sanksi larangan tampil di Liga Europa musim ini.
Saat ini, Everton dimiliki oleh The Friedkin Group, yang juga mengendalikan klub Serie A, AS Roma, dengan kemungkinan kedua klub bertemu di kompetisi Eropa.
Keith Wyness, yang menjabat CEO Everton antara 2004-2009 dan kini menjalankan konsultan sepak bola untuk klub-klub elite, menilai pemilik Everton akan mengambil risiko jika tidak mematuhi aturan UEFA.
Tolak Tawaran untuk Pemain Bintang
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5422618/original/078682600_1764023514-AP25328742927759.jpg)
Pemain Everton, Kiernan Dewsbury-Hall (kiri), merayakan golnya ke gawang Manchester United pada pekan 13 Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Old Trafford, Selasa (25/11/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)
Di tengah situasi ini, Everton kemungkinan harus menolak tawaran untuk gelandang Kiernan Dewsbury-Hall pada jendela transfer Januari 2026, menyusul minat yang diperkirakan datang dari klub lain.
Dewsbury-Hall tampil gemilang bagi Everton musim ini dan menjadi satu di antara pemain andalan dalam skema David Moyes.
Gelandang berusia 27 tahun ini telah menyumbang empat gol dan dua assist dalam 15 penampilan di Premier League bersama klub asal Merseyside tersebut.































