
RIAUMAG13 ——Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes semakin diandalkan oleh klubnya, Sassuolo dalam mengarungi persaingan Serie A 2025/2026. Ia baru direkrut musim panas kemarin, dengan durasi kontrak hingga pertengahan 2029.
Sempat absen di pekan pertama, Jay Idzes kemudian menjadi kepingan utama di sektor pertahanan Sassuolo mulai pekan kedua hingga terkini atau pertandingan ke-16 Serie A.
Duet Solid
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5351701/original/029914300_1758082693-jay.jpg)
Jay Idzes di laga tandang Sassuolo Serie A musim 2025/26. (Dok. X @SassuoloUS)
Rata-rata rating per laga milik Jay Idzes hingga saat ini mencapai 6,77. Adapun Muharemovic mencatat rating 7.08 dari 1.070 menit bermain.
Duet Jay Idzes dan Tarik Muharemovic menjadi kekuatan tersendiri bagi Sassuolo. Pertahanan mereka cukup kuat, meski kebobolan 20 gol sejauh ini. Rupanya kedua pemain ini memang punya kedekatan tersendiri, dan diakui langsung oleh Jay Idzes.
“Hubungan saya dengan Tarik? Harus saya akui, itu cukup alami sejak sesi latihan pertama. Mudah bagi saya untuk bermain dengannya sebagai rekan satu tim karena dia sangat cerdas dalam banyak hal,” kata Jay Idzes dikutip dari laman Sassuolo News.
Berkualitas
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5443715/original/032276800_1765718485-000_883L6M9.jpg)
Bek Sassuolo dan juga kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, coba menghalau bola hasil tendangan gelandang AC Milan, Davide Bartesaghi, pada laga pekan ke-15 Serie A di San Siro, Minggu (14/12/2025) malam WIB. Dalam duel itu, kedua tim bermain imbang 2-2. (AFP/Piero CRUCIATTI)
Jay Idzes sebagai anggota baru di Sassuolo, mengakui kehebatan Tarik Muharemovic. Bek yang lebih muda darinya, dan pernah menjadi bagian dari tim muda Juventus.
“Dia jelas sangat bagus dengan bola, tetapi dia sangat kuat dalam bertahan dan benar-benar dapat mencapai level yang lebih tinggi,” lanjut Jay Idzes.
Di sisi lain, Jay juga mengaku tak kesulitan dengan sistem permainan yang dibuat oleh pelatihnya Fabio Grosso, khususnya membangun tembok kukuh di lini belakang Sassuolo bersama Muharemovic.
“Cukup mudah juga bagi saya untuk beradaptasi dengan formasi empat bek karena saya pernah bermain dengan formasi empat bek di Belanda, jadi saya sedikit tahu apa yang harus dilakukan, dan kemudian saya harus banyak beradaptasi,” tutur Jay.































