
RIAUMAG13 ——-Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bakal menghadapi ujian pertamanya sebagai pelatih saat menghadapi FIFA Series 2026. Ada sejumlah tantangan yang harus dilewati sang juru taktik demi menciptakan kesan positif pada laga debutnya.
Menurut jadwal, momen debut John Herdman bakal tersaji ketika Timnas Indonesia menjamu St. Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, 27 Maret 2026.
Ini menjadi laga perdana bagi juru taktik asal Inggris itu sejak pertama kali diumumkan sebagai pelatih pada awal Januari 2026. Publik tentu menantikan hasil racikan dari Herdman setelah sempat kecewa dengan kiprah skuad Garuda di bawah asuhan Patrick Kluivert.
Maksimalkan Formasi Adaptif
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486862/original/011529800_1769618434-1001889631.jpg)
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berkunjung ke Bali United Training Center, di Gianyar, Bali, Rabu sore (28/1/2026). (Media Bali United)

Satu di antara keuntungan Timnas Indonesia ditangani John Herdman ialah pendekatan formasinya yang cenderung adaptif. Herdman, dalam beberapa tahun terakhir, cenderung menerapkan sejumlah format sesuai kebutuhan.
Menariknya, eks pelatih Timnas Kanada itu juga tak asing dengan formasi tiga bek tengah sejajar, baik dalam format 3-4-3, 3-4-2-1, maupun 3-5-2. Hal ini tentu bisa dengan mudah diterapkan saat mengasuh Skuad Garuda.
Dalam beberapa era sebelumnya, Timnas Indonesia memang cenderung lebih stabil dengan formasi tiga bek tengah sejajar, meskipun mulai digeser menjadi format empat bek di masa terakhir Patrick Kluivert.
Dengan komposisi materi pemain yang dimiliki Tim Merah Putih saat ini, rasanya tak sulit bagi Timnas Indonesia untuk kembali menggunakan pakem tiga bek di bawah asuhan Herdman seperti era Shin Tae-yong.































