PEKANBARU (RIAUMAG.COM) — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyampaikan rasa prihatin terhadap Butet, korban serangan tiga ekor Harimau Sumatera pada Senin (20/10/2025) di Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Tim BBKSDA Riau langsung turun ke lokasi untuk melakukan upaya mitigasi. Petugas dari lembaga di bawah Kementerian Kehutanan ini juga lansung mengunjungi korban yang mengalami luka-luka itu.
Kepala BBKSDA Riau Supartono mengatakan, hasil pemeriksaan lokasi serangan, pihaknya memastikan bahwa kawasan itu merupakan kawasan jelajah sang raja hutan. Seekor induk dan dua anaknya itu merupakan harimau kantong Taman Nasional Bukit Tiga Puluh.
“Lokasi kejadian, yaitu Sungai Balam, Dusun Nunusan, Desa Rantau langsat, merupakan Zona Tradisional Kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh,” sebut Supartono dari Pekanbaru, Rabu (22/10/2025).
Supartono menambahkan, Tim BBKSDA Riau di lokasi telah berkoordinasi dengan Kepala Seksi pada Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh sebagai pemangku kawasan. BBKSDA Riau meminta pihak balai memberi imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam beraktivitas di sekitar kawasan Taman Nasional.
“Taman Nasional Bukit Tiga Puluh dan wilayah sekitar merupakan habitat Harimau Sumatera. Kita masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan bila beraktivitas di sana,” sebut Supartono.
Supartono yang pernah bertugas sebagai Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo ini juga menyampaikan pesan penting. Selain harus beraktivitas bersama-sama bila dekat dengan habitat harimau, suara dan tanda-tanda satwa buas itu juga harus diperhatikan.
“Pada kasus ini korban mendengarkan ada suara harimau. Namun karena sudah biasa, tidak dihiraukan. Padahal itu adalah suara peringatan,” terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Butet (27) diserang tiga ekor harimau. Ia sedang memanen damar untuk tampal perahu saat diserang oleh seekor induk harimau dan dua anaknya.
Beruntung, Butet dilepas oleh induk harimau. Hal itu setelah melihat anaknya terpental dipukul Butet. Namun akibat serangan itu ia mengalami luka pergelangan kaki kiri dan lutut bagian kanan.
Terkait tiga harimau ini, BBKSDA Riau masih melakukan upaya deteksi dan identifikasi. Hingga belum merinci tiga hewan buas yang terancam punah tersebut.
Editor :alfi
































