Riaumag.com , Bandung
Mari kita cermati hikmah berikut.
Rasulullah ﷺ suatu waktu bertanya, “Tahukah kalian, siapakah orang yang bangkrut itu?”
Para sahabat menjawab; ‘Menurut kami, orang yang bangkrut diantara kami adalah orang yang tidak memiliki uang dan harta kekayaan.
‘ Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.”(HR. Muslim: 4678).
Ternyata, jurus anti bangkrut itu adalah memperbaiki hubungan dengan orang lain.
Sehingga dengannya, amal kita tak berpindah dan dosa kita tak bertambah.
Pantas dalam hadits lain, Rasulullah ﷺ bersabda:
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعُ رَحِمٍ
“Tidak akan masuk surga orang yang memutus tali silaturrahim”. (HR al-Bukhari).
Dan Allah pun mengingatkan pada QS. Al-Anfal:1 Allah SWT berfirman:
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَصْلِحُوْا ذَاتَ بَيْنِكُمْ
“Bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan kalian dengan sesama manusia.”
Semoga kita bisa saling menjaga untuk tidak menyakiti dan merugikan pihak lain, sehingga bisa mendapat keuntungan dunia dan akhirat.
امين اللهم امين
–@am.nasrulloh–
(for-riaumag.com)
































