
RIAUMAG13—-alaysia tengah mencari kambing hitam baru atas kasus dokumen palsu tujuh pemain naturalisasi usai gagal menyeret Indonesia.
Buntut banding ditolak FIFA, kini Malaysia berusaha mencari kambing hitam dalam kasus dokumen palsu tujuh pemain naturalisasi keturunan.
Masalah kelayakan pemain kini sedang menjadi fokus Malaysia, mulai dari verifikasi hingga siapa yang mengawasi proses dokumentasi.
Hal itu berpengaruh besar terhadap kelolosan tujuh pemain naturalisasi asal Argentina, Belanda, Spanyol dan Brasil.
Poin itu yang kini dikejar Malaysia, setelah gagal menyeret Indonesia ke dalam kasus naturalisasi ini sebagai pihak yang mengintervensi ke FIFA.
Kambing hitam selanjutnya diarahkan ke para agen yang diklaim merekomendasikan ketujuh pemain yang dinaturalisasi.
Tengku Muda dari Pahang, Tengku Abdul Rahman Sultan Ahmad Shah, menyebut para pemain yang disanksi direkomendasikan para agen.
Mereka termasuk pemain yang direkomendasikan ke FAM setelah beberapa agen mengusulkan pemain tersebut untuk kelayakan membela timnas.
Hal ini diperkuat dengan pernyataan Tunku Ismail Ibrahim alias TMJ yang sesumbar memiliki banyak agen yang sudah merekomendasikan 27 pemain.
Kami punya banyak agen dengan setidaknya 27 pemain,” kata Tunku Ismail Idris alias TMJ seperti dikutip dari The Star Malaysia.
“Tengku Muda dari Pahang memperkenalkan saya kepada beberapa pemain, siapa pun yang punya informasi, agen atau pencari bakat harus lapor ke FAM.”
Polemik yang semakin pelik ini membuat seorang agen terkemuka sepak bola Malaysia, Effendi Jagan, turut buka suara.
Menurutnya, agen memang mewakili pemain untuk naturalisasi tetapi menekankan bahwa mereka terikat peraturan FIFA.
Effendi juga menegaskan bahwa agen bisa saja melakukan pelanggaran dan dapat dilaporkan ke FIFA.
Agen sepak bola memiliki lisensi dari FIFA dan ada pedoman yang ketat,” kata Effendi Jagan.
“Tanggung jawab dari Federasi Sepak Bola untuk melakukan pemeriksaan latar belakang yang tepat saat pemain diperkenalkan.”
“Terserah federasi bagaimana melakukan pemeriksaan latar belakang, tapi harus ada uji tuntas yang tepat sebelum laporan ke FIFA.”
Agen sepak bola memiliki lisensi dari FIFA dan ada pedoman yang ketat,” kata Effendi Jagan.
“Tanggung jawab dari Federasi Sepak Bola untuk melakukan pemeriksaan latar belakang yang tepat saat pemain diperkenalkan.”
“Terserah federasi bagaimana melakukan pemeriksaan latar belakang, tapi harus ada uji tuntas yang tepat sebelum laporan ke FIFA.”






























