
RIAUMAG13—-Timnas U-22 Indonesia harus puas bermain imbang dalam laga persahabatan kedua melawan Timnas U-22 Mali sebagai persiapan menghadapi SEA Games 2025.
Kedua tim bermain imbang dengan skor 2-2 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (18/11/2025) malam WIB.
Pada pertandingan pertama, skuad besutan Indra Sjafri itu harus mengakui keunggulan Mali dengan skor telak 0-3.
Setelah memainkan skema 4-3-3 di laga pertama, Indra Sjafri memilih formasi 3-4-3 pada pertandingan kali ini.
Tampil di depan ribuan pendukungnya, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan.
Peluang pertama bagi Indonesia datang ketika tembakan Mauro Ziljstra melambung di atas mistar gawang.
Zijlstra kembali mendapat peluang melalui tembakan dari sudut sempit dua menit kemudian, namun bisa ditepis kiper Mali.
Skuad Garuda Muda kembali mendapatkan peluang pada menit kesembilan memanfaatkan kesalahan bek Mali.
Sayangnya, tembakan kaki kanan Ivar Jenner dari luar kotak penalti masih melebar tipis di samping gawang Mali.
Meski menciptakan banyak peluang, gawang Indonesia justru harus kebobolan lebih dulu pada menit ke-11.
Gol dari Mali dicetak oleh pemain muda Manchester United Sekou Kone usai menerima umpan silang dari sisi kanan.
Tertinggal satu gol, Indonesia kembali meningkatkan intensitas serangan di sisa jalannya babak pertama.
Namun, Indonesia justru nyaris kebobolan pada menit ke-35 saat tembakan Moulaye Haidara mampu diblok kiper Daffa Fasya.
Dua menit berselang, Ferarri melepaskan sundulan ke yang masih bisa ditangkap oleh kiper memanfaatkan umpan sepak pojok.
Upaya Indonesia untuk menyamakan kedudukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38 melalui gol yang dicetak oleh Zijlstra.
Menerima umpan silang Hokky Caraka dari sisi kanan, Zijlstra mengecoh satu bek Mali sebelum menceploskan bola ke gawang.
Skor imbang 1-1 tidak berubah hingga memasuki jeda turun minum.
Tiga menit babak kedua berjalan, Kone nyaris mencetak gol keduanya ketika berhadapan satu lawan dengan Daffa.
Beruntung bagi Indonesia, tendangan pemain berusia 19 tahun itu masih mampu ditepis oleh Daffa.
Indonesia berbalik unggul pada menit ke-52 melalui gol Rafael Struick usai menerima umpan tarik Raka Cahyana dari sisi kanan.
Gol Struick membuat Mali langsung meningkatkan intensitas serangan untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Pada menit ke-54, kapten Mali Hamidou Makalou melepaskan tembakan jarak jauh yang masih melebar.
Semenit kemudian, giliran Kone yang melepaskan tembakan jarak jauh yang kali ini melambung di atas mistar gawang.
Daffa kembali melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-60 dengan menepis tendangan salto pemain Mali.
Sayangnya, gawang kiper Borneo FC itu kembali jebol pada menit ke-60 melalui gol kedua Kone pada laga kali ini.
Menerima umpan terobosan Makalou, Kone yang merangsek ke kotak penalti menceploskan bola ke gawang.





















