RIAUMAG.COM , JAKARTA——-Legenda hidup sepak bola Indonesia, Ismed Sofyan, menilai bahwa pelatih lokal layak mendapat kesempatan untuk menangani tim nasional Indonesia, setelah kursi pelatih kepala kini kosong usai diberhentikannya Patrick Kluivert pekan lalu.
“Menurut saya, nggak ada salahnya kalau dikasih kepercayaan untuk pelatih-pelatih lokal kita itu juga,” ujar Ismed, pemilik 53 caps bersama timnas Indonesia, saat ditemui dalam acara jumpa pers Lotte Bintang Muda Generasi Emas 2025 di Jakarta Selatan, Kamis (23/10).
Ismed menilai kemampuan seorang pelatih sangat bergantung pada kualitas pemain yang dimilikinya. “Pelatih kan hanya bisa me-manage, bisa meracik tergantung kualitas pemain. Kalau kualitas pemainnya memadai, saya pikir tidak begitu sulit untuk bisa meramu tim ini sebaik mungkin,” katanya.
Pemain yang resmi pensiun pada awal 2024 itu juga menekankan pentingnya sosok pelatih sebagai panutan bagi pemain. “Pelatih itu mentor, role model. Jadi memang harus punya karakter dan bisa jadi teladan buat pemain,” ujar mantan bek kanan Persija Jakarta tersebut.
Senada dengan Ismed, Atep, legenda Persib Bandung yang pernah meraih gelar juara Liga Indonesia 2013/2014, menyebut bahwa pelatih lokal juga memiliki kualitas yang baik. Namun, menurutnya, untuk bersaing di level dunia dibutuhkan sosok pelatih dengan karakter kuat.
“Pelatih lokal juga punya banyak kelas, tapi kalau ingin bersaing di dunia, memang harus pelatih yang punya karakter kuat,” kata Atep. “Mungkin pelatih-pelatih Eropa bisa menjadi pertimbangan, tapi saya tidak mau menyebutkan namanya,” tambahnya.
Dengan posisi pelatih kepala timnas Indonesia masih kosong, pandangan dua legenda ini menjadi masukan berharga bagi PSSI dalam menentukan arah baru tim Garuda pasca-era Kluivert.































