bacaan keluarga muslim oleh : Arief R. Chalid A.R
Sabar adalah amalan hati yang tidak semua mampu mendapatkannya. Sifat Sabar biasanya dilatih berkat memiliki pemahaman ilmu agama yang benar dan mendalami makna kandungan ayat suci Al Qur’an dan al Hadits. Maka tak ada orang yang mampu sabar dalam konteks yang benar kecuali dia harus belajar lebih dulu memperdalam al Qur’an dan as Sunnah (al hadits Shahih). Diluar dari tuntunan Qur’an dan Sunnah maka sabar hanya menjadi angan angan dan tidaak terarah. Maka kesabaran yang benar adalah sesuai tuntunan al Qur’an dan As Sunnah (Hadits Shahih).
Dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa sabar memiliki 3 kategori/ bentuk yakni:
- Sabar ketika ditimpa musibah
- Sabar dalam ketaatan kepada Allah
- Sabar dalam menahan diri dari berbuat yang mendatangkan kemurkaan Allah
Ketiganya merupakan kesabaran yang utama dan hanya dimiliki dengan melatih jiwa agar istiqomah di dalam sifat sabar dalam 3 kategori tersebut.
Ada kesabaran yang juga penting kita miliki, diantaranya ialah:
- Sabar ketika ada anggota keluarga wafat atau jatuh sakit
- Sabar ketika kita dililit kesulitan hidup
- Sabar disaat banyak masalah dalam kehidupan
- Sabar ketika susah secara ekonomi dan pergaulan
- Sabar menghadapi manusia dengki kepada kita.
- Sabar ketika tak ada orang yang mau mengerti tentang kita
- Sabar disaat harapan dan cita cita belum tercapai
- Sabar ketika dalam perjalanan
- Sabar menghadapi pertikaian dan kesalahfahaman
- Sabar dalam menimba Ilmu dan mempejari al Qur’an
- Sabar dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul Nya
- Sabar dalam membangun rumah tangga sakinah
- Sabar menghadapi pasangan yang bersifat buruk
- Sabar atas perpecahan yang terjadi sambil mengupayakan persatuan
- Sabar dalam mencari nafkah
- Sabar dalam melayani suami/ istri dan anak anak
- Sabar dalam menghadapi perangai pasangan yang buruk
- Sabar ketika alami sakit dengan tetap berobat
- Dan sebagainya yang memiliki cabang yang banyak.
KEUTAMAAN SIFAT SABAR
Sabar (kesabaran) memiliki banyak keutamaan dalam Islam, termasuk pahala tanpa batas, cinta Allah, dan pertolongan-Nya bagi orang-orang yang bersabar.
- Pahala Tanpa Batas
Salah satu keutamaan sabar yang paling utama adalah pahala yang dijanjikan Allah tanpa batas. Dalam Surah Az-Zumar ayat 10, Allah berfirman: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”
Ini menunjukkan bahwa sabar adalah amal yang sangat dihargai di sisi Allah, dan pahalanya tidak terhingga.
- Dicintai oleh Allah
Orang yang bersabar juga mendapatkan cinta dari Allah SWT. Dalam Surah Ali Imran ayat 146, Allah berfirman: “Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.”
Cinta Allah ini merupakan anugerah yang sangat berharga bagi setiap hamba-Nya.
- Pertolongan dan Kebersamaan Allah
Allah SWT menjanjikan pertolongan dan kebersamaan-Nya bagi orang-orang yang sabar. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 153, Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
Ini menunjukkan bahwa Allah akan selalu mendampingi dan memberikan dukungan kepada mereka yang mampu bersabar dalam menghadapi ujian.
- Meningkatkan Derajat di Sisi Allah
Kesabaran juga dapat meningkatkan derajat seseorang di sisi Allah. Dalam Surah Al-Furqan ayat 75, Allah berfirman: “Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka.”
Ini menunjukkan bahwa sabar adalah salah satu cara untuk meraih kedudukan yang tinggi di akhirat.
- Mendapatkan Kabar Gembira dan Rahmat
Orang yang bersabar akan mendapatkan kabar gembira dan rahmat dari Allah. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 155-157, Allah berfirman: “Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar…”
Mereka yang bersabar akan mendapatkan keberkatan dan rahmat dari Tuhan mereka.
- Menjadi Teladan bagi Orang Lain
Sikap sabar dapat menjadi teladan bagi orang lain dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan hidup. Kesabaran seseorang dapat menginspirasi orang lain untuk tetap teguh dan tidak mudah putus asa.
Dengan memahami keutamaan sabar, kita diharapkan dapat menjadikan sabar sebagai karakter utama dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan dan ujian yang datang. Kesabaran bukan hanya sekadar menahan diri, tetapi juga merupakan bentuk ketaatan dan keikhlasan kepada Allah SWT.
Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita sebagai hamba hamba yang mulia yang berhati sabar dalam menjalani hidup di dunia ini.
Wallahul Musta’an
Dirangkum dan ditulis hamba Allah
Arief R. Chalid A.R
































