RIAUMAG.COM , BATAM——— Dalam momentum yang dinantikan setiap lima tahun sekali, Musyawarah Nasional Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (MUNAS ASITA) ke-13 digelar di Batam dari tanggal 15 hingga 17 Mei 2024. Acara ini menyatukan ratusan anggota ASITA dari seluruh penjuru Indonesia, membangun jaringan, serta membahas masa depan industri pariwisata tanah air.
MUNAS ASITA XIII dimulai dengan MUNASUS ASITA pada tanggal 15 Mei 2024, yang juga menandai awal rangkaian acara. Di sela-sela MUNAS ASITA, diselenggarakan event Business to Business pada tanggal 15 Mei 2024, dihadiri oleh para pebisnis dari negara-negara anggota ASEAN. Agenda ini menjadi platform penting untuk memperluas kerja sama bisnis lintas negara dalam industri pariwisata.
Selain diskusi strategis, MUNAS ASITA XIII juga menjadi panggung bagi beberapa calon potensial untuk menduduki posisi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ASITA. selain Nunung Rusmiati petahana juga ada yang lainnya antaranya adalah WaKetum 1 DPP ASITA Budi Ardiansjah juga Ketua DPD ASITA Jawa Barat, WaKetum 2 DPP ASITA Solahuddin Nasution juga Ketua DPD ASITA Sumatera Utara, Plh Ketua DPD ASITA DI Yogjakarta, Edwin Himna, Nofel Soleh Hilabi SekJend DPP ASITA, Hanny Irawan BenDum DPP ASITA, serta Ali Siwon Ketua DEPETA DPP ASITA. Puncak acara MUNAS ASITA XIII adalah pemilihan Ketua Umum DPP ASITA Indonesia yang ke-13, yang berlangsung pada tanggal 16 April 2024 di Swissbell Harbour Bay, Batam.
Sementara Eva Betty, Ketua DPD ASITA Kepri dan sekaligus Ketua Organizing Committee (OC) MUNAS ASITA XIII, memastikan terselenggaranya acara tambahan seperti event Business to Business pada tanggal 15 Mei 2024 di AP Premier. Acara ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta dari kalangan pembeli dan penjual, memperkuat konektivitas bisnis dalam industri pariwisata.
Selain agenda utama, MUNAS ASITA XIII juga menyediakan famtrip ke Singapore, Johor Bahru, dan Tanjung Pinang, sebagai upaya untuk mempromosikan potensi pariwisata di kawasan tersebut. Acara ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antar-pelaku industri pariwisata serta memperluas cakupan pasar untuk tujuan wisata Indonesia.




























