RIAUMAG.COM , KAMPAR ——-Program kegiatan kepada masyarakat merupakan bagian dari tridarma perguruan tinggi yang dalam pelaksanaannya melibatkan sivitas akademik: dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan alumni.
Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dicanangkan oleh Fakultas Teknik Universitas Riau (FT UNRI) dan telah dilaksanakan sejak tahun 2022 adalah Skema Program Kemitraan Masyarakat dengan pendanaan oleh DIPA UNRI. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dari setiap jurusan yang ada di lingkungan FT UNRI. Kegiatan ini telah dilaksanakan di desa-desa binaan yang menjadi sasaran kemitraan oleh masing-masing jurusan.
Jurusan Teknik Mesin, FT UNRI, telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan desa binaan di Desa Buluhcina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Kegiatan yang bertajuk Teknologi Mesin Penggiling Daging Ayam bagi Masyarakat Desa Buluhcina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar merupakan keberlanjutan dari kegiatan pengabdian yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya mengenai teknologi pencetak pelet sebagai pakan ikan.
Tim pengabdian yang terdiri atas dosen jurusan Teknik Mesin, yaitu: Muftil Badri, ST, MT; Dr. M. Dalil, ST, MT, IPU; Annisa Wulansari, ST, MT; Ir. Herisiswanto, MT, Dodi Sofyan Arief, ST, MT, dan Yohanes, ST, MT. Ikut serta juga dalam kegiatan ini pranata laboratorium pendidikan (PLP) Teknik Mesin, Andri Arif Kesuma, ST dan Edy Fitra, ST.
Gambar: Uji coba mesin penggiling daging ayam oleh tim pengabdian bersama
Kepala Desa Buluhcina, Azrianto, S.Tp
Beberapa tahap kegiatan pengabdian, mulai dari survey kebutuhan pakan ikan, lalu dilanjutkan dengan desain mesin penggiling, pembuatan mesin penggiling, uji coba, dan pelaksanaan sosialisasi serta penyerahan alat. Teknologi mesin penggiling daging ayam ini dirancang dan diproduksi oleh dosen dengan melibatkan PLP, mahasiswa dan alumni. Mahasiswa yang dilibatkan dalam proses produksi adalah mahasiswa D III Teknik Mesin serta melibatkan alumni dalam proses finishing produk.
Teknologi mesin penggiling ini mampu menggiling potongan daging ayam sampai 3 kg/menit. Potongan daging ayam digiling melalui screw penggiling yang berputar. Dengan adanya teknologi mesin penggiling dapat mewujudukan kebutuhan masyarakat desa terhadap daging ayam giling sebagai sumber pakan ikan dan diharapkan budidaya ikan air tawar di Desa Buluhcina dapat meningkat dan berkembang.
Uji coba, sosialisasi serta penyerahan mesin penggiling telah dilakukan pada 25 Oktober 2023 di kantor Desa Buluhcina.
Mesin penggiling daging ayam langsung diserahkan oleh ketua tim, Muftil Badri, ST, MT kepada Kepala Desa Buluhcina Azrianto, S.Tp.
“Dengan adanya mesin penggiling daging ayam ini dapat membantu masyarakat untuk mempersiapkan pakan ikan, terutama pakan untuk bibit ikan, yang mana selama ini masyarakat harus mengeluarkan upah untuk menggiling maka dengan adanya mesin ini biaya pengeluaran masyarakat dapat berkurang”, ujar Azrianto, S.Tp saat sosialisasi mesin di kantor desa.
Beliau menambahkan, inovasi dan teknologi yang dihasilkan dari kampus tersebut memberikan dampak positif terhadap pembangunan desa.
Ketua tim pengabdian juga menyampaikan apresiasinya terhadap keberlanjutan kegiatan ini, “Kami dari tim dosen Teknik Mesin, FT UNRI tentu sangat berterima kasih kepada masyarakat Desa Buluhcina sebagai mitra desa dan kami sebagai problem solver terhadap permasalahan terutama bidang keteknikan, semoga keberlanjutan kegiatan ini kedepannya tetap terwujud” jelas Muftil Badri, ST, MT.
“Mesin penggiling ini merupakan satu di antara banyak hasil inovasi teknologi di Jurusan Teknik Mesin UNRI yang diwujudkan untuk pengembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui sinergi dan kolaborasi dengan Desa Buluhcina, semoga hubungan kerjasama ini semakin terjalin erat” imbuh Dr. M. Dalil, ST, MT, IPU di sela-sela pengujian mesin.





























