
RIAUMAG13 ——-Sky TV Ingin Beli MU (1998)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4042006/original/060848500_1654274428-Manchester_United_-_Ilustrasi_Logo_Manchester_United_copy.jpg)
Manchester United – Ilustrasi Logo Manchester United (Bola.com/Adreanus Titus)
Pada 1998, menurut Fourfourtwo, bos Sky, Rupert Murdoch tidak ingin mengambil risiko kehilangan akses ke tim terbesar di negara itu dan meluncurkan tawaran 623,4 juta poundsterling untuk membeli MU.
Proses take over itu diblokir oleh Departemen Perdagangan dan Industri Inggris karena berpengaruh terhadap persaingan antar media.
Seandainya Murdoch diizinkan untuk melanjutkan tawarannya, sangat tidak mungkin bahwa keluarga Glazer membeli klub beberapa tahun kemudian.
Michael Knighton Gagal Beli MU (1989)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1776134/original/064656500_1511191072-000_DV1962250.jpg)
Suasana di luar kandang Manchester United (MU), Old Trafford. (AFP/Oli Scarff)
Michael Knighton kembali mengutarakan niatnya membeli Manchester United dari keluarga Glazer baru-baru ini.
Ini bukan kali pertama Knighton mencoba membeli MU. Pada tahun 1989, ia melakukannya. Ia berniat membeli MU senilai 20 juta poundsterling.
Namun karena masalah internal, Knighton tidak melanjutkan pembelian Setan Merah. Namun ia sempat menduduki jabatan sebagai satu di antara direktur klub pada saat itu.
Sunderland (2019)
Miliarder Michael Dell dikaitkan dengan Sunderland yang bermain di League One pada 2019. Saat itu, Dell berstatus orang terkaya ke-25 di dunia menurut Forbes.
Namun, take over gagal. Klub itu kemudian mendapatkan pinjaman dari Dell. Sayangnya, itu hanya 9 juta poundsterling. Tentunya sangat tidak cukup untuk membawa Sunderland ke kasta tertinggi dan Liga Champions.
Donald Trump Gagal Beli Rangers
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3389842/original/074746100_1614591577-Screenshot__79_.jpg)
Donald Trump tampil di acara CPAC 2021. Dok: AP Photo/John Raoux
Presiden ke-45 AS, Donald Trump berencana membeli Rangers pada tahun 2012. Rangers dalam masalah keuangan pada awal 2010-an.
Trump, yang memiliki darah Skotlandia dari sisi keluarga ibunya, tertarik pada Rangers, sebelum akhirnya memutuskan untuk tidak berinvestasi.
“Kami terlihat serius dan berjalan pergi. Itu tidak masuk akal bagi kami, meskipun mereka adalah klub yang hebat,” kata juru bicara Trump saat itu.
West Ham United (Red Bull, 2016)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3423622/original/041318400_1617883895-000_AG26E.jpg)
Ribuan suporter West Ham hadir pada laga pemungkas di Boleyn Ground menghadapi Manchester United pada 2016 silam di Liga Inggris. (GLYN KIRK / AFP)
Red Bull Group sudah menancapkan kekuatan mereka di dunia olahraga, mulai Red Bull Salzburg, RB Leipzig, New York Red Bulls hingga tim F1 Red Bull Racing.
Red Bull Group tertarik membeli West Ham pada 2016. Mereka meluncurkan tawaran 650 juta poundsterling untuk klub yang bermarkas di London Timur itu.
Namun, minat mereka tidak bertahan lama, karena tawaran itu ditolak.
Bos WWE Gagal Beli Newcastle
PIF adalah milik pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. PIF merampungkan proses takeover Newcastle United dari Mike Ashley setelah menggelontorkan dana hingga 300 juta Pounds untuk mendapatkan 80 persen saham. (AP/Scott Heppell)
Pendiri WWE, Vince McMahon berulang kali dikaitkan dengan Newcastle United. Selama masa pemerintahan Mike Ashley, Newcastle sering menjadi subjek rumor take over.
Tapi, take over itu tidak terjadi. Tapi, fans Newcastle sekarang lega. Klub telah diakuisisi oleh konsorsium yang dipimpin Arab Saudi. Newcastle sekarang resmi memiliki pemilik terkaya dari setiap klub sepak bola di dunia.































