
RIAUMAG13 ——Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menuntut klarifikasi mengenai status tiga dari tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang baru-baru ini kembali berkompetisi setelah CAS dan FIFA untuk sementara mencabut sanksi mereka.
Akankah kompetisi klub AFC menghadapi masalah serupa seperti ajang Kualifikasi Piala Asia 2027?
Pasalnya, tiga dari tujuh pemain Timnas Malaysia yang dinaturalisasi secara ilegal telah diizinkan untuk kembali bermain dengan status sementara.
Mereka adalah Joao Figueiredo, Hector Hevel, dan Jon Irazabal, semuanya dari klub Johor Darul Ta’zim (JDT).
Para pemain tersebut memulai pertandingan dan membantu tim mereka menang telak melawan Shan United (Myanmar) dengan skor 3-0 di babak penyisihan grup ASEAN Club Championship pada 29 Januari kemarin.
Kemungkinan besar tiga pemain di atas akan terus tampil dalam pertandingan melawan Nam Dinh FC dari Vietnam, juga dalam turnamen ini, pada tanggal 5 Februari di Stadion Thien Truong (untuk menentukan posisi teratas di grup).
Pada saat yang sama, AFC mendesak Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk mengklarifikasi apa yang mungkin terjadi selama periode transisi ini jika keputusan penangguhan akhir ditegakkan.
Namun, Sekjen AFC juga menyoroti meningkatnya risiko hukum dan praktis seputar pemain (yang dinaturalisasi secara ilegal) dan klub yang terus berkompetisi di kompetisi saat ini sambil masih mengajukan banding atas sanksi disiplin.






























