RIAUMAG.COM , JAKARTA——- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf Sandiaga Uno mendukung rencana proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya. Menurut Sandiaga, rencana proyek ini bisa membantu promosi destinasi wisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Sangat mendukung (rencana proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya). Ini kalau misalnya lewat jalur selatan, itu jalur yang sangat indah,” ujar Sandiaga usai acara The Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Kemenparekraf pada Senin, 23 Oktober 2023.
Sandiaga juga menyebut beberapa daerah di jalur selatan yang dapat dijadikan stasiun pemberhentian dari Kereta Cepat Jakarta-Surabaya. Menurutnya, beberapa daerah itu memiliki destinasi wisata yang menarik. “Ada Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Cilacap, sampai Yogyakarta. Juga ada Kulonprogo. Ini adalah destinasi wisata yang epic,” kata Sandiaga.
Sandiaga mengatakan, pemerintah telah membuktikan bahwa dengan pembangunan infrastruktur, masyarakat akan merasakan dampak positif, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Itu terbukti setiap kita bangun infrastruktur, hasilnya positif terhadap peningkatan mobilitas masyarakat dan kesejahteraan terutama pada destinasi wisata yang dilalui,” ucap Sandiaga.
Meskipun demikian, Sandiaga mengatakan Kemenparekraf perlu mengkaji lebih lanjut mengenai daerah mana saja yang dapat ditonjolkan untuk promosi pariwisata.
Selanjutnya: “Kan enggak bisa banyak berhenti. Harus diseleksi jalur….”
“Kan enggak bisa banyak berhenti. Harus diseleksi jalur selatan mana yang akan ditonjolkan untuk promosi pariwisata,” kata Sandiaga.
Menurut Sandiaga, ada beberapa daerah di jalur selatan yang dapat dipilih untuk menjadi titik pemberhentian. “Ada 2, 3, atau 4 titik ya. Kita harus cek. Kan jaraknya sekitar 200 kilo. Tapi menurut saya kalau di Jawa Barat itu ada Pangandaran yang bisa dijadikan destinasi. Jawa Tengah ada Cilacap,” ucap Sandiaga.
Menteri Perhubungan (Kemenhub) Budi Karya Sumadi sebelumnya mengatakan memasukkan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dalam cetak biru perencanaan Kemenhub merupakan perintah Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
“Kami diperintahkan untuk membuat blue print dari Bandung sampai ke Surabaya. Tentu apa yang kami buat adalah satu konsep yang meneruskan apa yang sudah kami letakkan pada dasar transformasi dari kereta cepat,” kata Menhub Budi Karya saat kegiatan di Surabaya, Ahad, 8 Oktober 2023
Budi Karya mengatakan pemerintah telah membuktikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung bisa terealisasi. Untuk itu, Kemenhub kemudian membuat mapping atau rancangan dengan variabel-variabel tertentu yang membuat kereta api nanti lebih efisien. “Bayangkan Jakarta-Surabaya 3,5 jam,” tutur Budi Karya.


























