RIAUMAG.COM , PEKANBARU ——--Dalam upaya meningkatkan efisiensi perawatan pasien di rumah sakit, sebuah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi telah dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi perawat dalam melaksanakan discharge planning di ruang rawat. Hasil penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran mendalam tentang tantangan yang dihadapi oleh perawat, tetapi juga menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan proses ini.
Penelitian ini, yang melibatkan 8 partisipan perawat yang dipilih dengan teknik purposive sampling, menyoroti keberhasilan dan hambatan dalam pelaksanaan discharge planning. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman mendalam dalam empat tema utama yang mencakup tugas perawat, konsep discharge planning, pelaksanaan prosedur, dan faktor-faktor yang mempengaruhi.
Tema Pertama: Tugas Perawat dalam Pelaksanaan Discharge Planning Dalam tema ini, peran dan tanggung jawab perawat dalam melaksanakan discharge planning menjadi fokus. Penelitian menyoroti bagaimana pemahaman perawat terhadap tugas ini berpengaruh pada keseluruhan proses perawatan pasien.
Tema Kedua: Konsep Discharge Planning Penelitian mengeksplorasi tujuan dan manfaat pelaksanaan discharge planning, menyoroti pentingnya memiliki konsep yang jelas dan terstruktur untuk memastikan keberhasilan pulang pasien.
Tema Ketiga: Pelaksanaan Discharge Planning Prosedur discharge planning menjadi fokus tema ini, menyoroti langkah-langkah konkret yang diambil oleh perawat untuk mempersiapkan pasien agar dapat pulang lebih cepat dan dengan perawatan yang optimal di rumah.
Tema Keempat: Faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Discharge Planning Tema ini mengidentifikasi faktor-faktor dari pihak perawat dan pasien/keluarga yang dapat memengaruhi pelaksanaan discharge planning. Pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor ini dapat membantu meningkatkan strategi perencanaan pulang.
Dengan temuan ini, penelitian merekomendasikan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan penyegaran tentang discharge planning guna meningkatkan pengetahuan perawat. Inovasi dalam pendekatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif tidak hanya dalam mempercepat pulang pasien, tetapi juga dalam menurunkan anggaran biaya rumah sakit dan angka kekambuhan pasien setelah pulang. Pemahaman mendalam tentang tugas, konsep, pelaksanaan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi discharge planning dapat membuka pintu bagi perbaikan sistem perawatan pasien di rumah sakit.
(DFD1/RIAUMAG.COM)
































