
RIAUMAG13 ——Cremonese yang diperkuat penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, bersaing cukup sengit pada paruh pertama kompetisi Serie A 2025/2026.
Tim asal kota di Italia Utara itu untuk sementara bertengger di posisi ke-13 dengan poin 22.
Cremonese berada di posisi yang cukup baik untuk menjaga peluang bertahan di Serie A. Tim promosi itu unggul delapan poin dari tim penghuni zona degradasi seperti Fiorentina, dengan sisa kompetisi masih 18 pertandingan lagi.
Terbaru, Cremonese mendapat pelajaran berharga setelah kalah telak 0-5 dari tim raksasa, Juventus, Selasa (13-1-2026) dini hari WIB. Itu menjadi kekalahan terbesar Cremonese sepanjang musim ini.
Gawang Emil Audero bobol lima kali masing-masing oleh Gleison Bremer (menit 12), Jonathan David (15′), Kenan Yildiz (35′), gol bunuh diri Filippo Terracciano (4′), dan gol dari Weston McKennie (64′).
Gaspol di Putaran Kedua
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
Emil Audero dan Tim Cremonese di Liga Italia. (Dok. X @USCremonese)
Masih ada 18 pertandingan yang sangat menentukan bagi perjalanan Cremonese musim ini. Pertandingan terdekat adalah laga kandang menjamu tim juru kunci, Hellas Verona, di Stadion Giovanni Zini, Selasa (20-1-2026) dini hari WIB.
Kemenangan tentu menjadi harga mati bagi tim berjuluk I Grigiorossi itu, untuk memperbaiki posisi demi menjauhi ancaman zona degradasi.
Melihat progres timnya dan posisi di klasemen, Emil Audero mengaku dirinya dan rekan setim perlu menjaga performa yang lebih konsisten.
“Seperti yang selalu kami katakan, kami hanya melihat klasemen sampai titik tertentu. Kami tidak bisa menganggap enteng apa pun. Ini adalah kompetisi yang seimbang, dan setiap pertandingan dapat menghasilkan poin,” ujar Emil Audero dikutip dari situs resmi klub usai laga kontra Juventus.
“Kami perlu mendapatkan kembali ketenangan untuk dapat mengulangi apa yang telah kami raih di paruh pertama musim,” lanjutnya.































